Khawatir Gempa Susulan, Warga Pulau Bawean Mengungsi ke Dataran Tinggi

Jakarta, KabarBerita.id — Beberapa penduduk di Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur, memilih untuk mengungsi ke daerah dataran tinggi setelah menerima kabar tentang potensi tsunami yang diindikasikan oleh serangkaian gempa di perairan utara Tuban.

Halwiyati dari Dusun Tanjunganyar, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Bawean, mengonfirmasi bahwa ia dan puluhan orang lainnya masih berada di daerah dataran tinggi sebagai tindakan pencegahan. Mereka mengaku mendengar kabar tersebut dari mulut ke mulut dan merasa takut, terutama setelah merasakan gempa dengan magnitudo 6,5 sore tadi.

Di sisi lain, Abduraheem dari Dusun Pasir Panjang, Desa Kepuh Teluk, Kecamatan Tambak, Bawean, memilih untuk mengungsi di tempat terbuka bersama warga lainnya, dengan keyakinan bahwa hal itu lebih aman daripada berada di dalam bangunan.

Meskipun demikian, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyatakan bahwa gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami. Dia menekankan pentingnya masyarakat untuk tidak terpancing oleh kabar hoaks dan hanya mempercayai informasi resmi dari BMKG.

Sebelumnya, gempa telah mengguncang Tuban, Jawa Timur, dengan sejumlah gempa susulan terjadi hingga 22 kali, termasuk gempa berkekuatan magnitudo 6,5. Meskipun demikian, BMKG menegaskan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami, dengan pusat gempa terletak di laut dengan kedalaman 10 kilometer.

Tinggalkan Balasan