Kenali Kebiasaan yang Dapat Tingkatkan Risiko Stroke

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — Penyakit stroke tidak bisa dianggap sepele karena sekali serangan apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat akan beresiko mengalami cacat permanen hingga kematian.

Oleh karena itu penting bagi kita untuk melakukan pencegahan dari kebiasaan yang dapat meningkatkan resiko munculnya penyakit stroke.

Stroke merupakan penyakit yang dikarenakan adanya penyumbatan pembuluh darah oleh lemak atau plak darah atau pecahnya pembuluh darah di otak karena tekanan darah yang terlalu tinggi.

Melansir dari Eat This, Not That!, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyatakan bahwa 80% stroke dapat dicegah. Dengan cara menghindari kebiasaan tidak sehat yakni sebagai berikut

1. Pola makan tidak sehat

Beberapa pola makan yang yang kurang baik seperti tinggi lemak Trans, lemak jenuh dan kolesterol dapat risiko pada muncul karena penyakit jantung dan stroke.

Tak hanya itu pola makan tinggi natrium juga dapat berpotensi meningkatkan tekanan darah tinggi yang merupakan faktor utama dari penyakit stroke.

2. Kurangnya aktivitas

Menurut CDC kurangnya aktivitas gerak beresiko malam ini gangguan kesehatan salah satunya peningkatan risiko stroke.

Demi menghindari resiko tersebut para ahli merekomendasikan untuk melakukan setidaknya aktivitas secara intensitas sedang selama 150 menit seperti bersepeda santai, berjalan cepat, berkebun atau beraktivitas berat selama 75 menit seperti berenang, mendayung, berlari setiap minggunya.

3. Obesitas

Indeks massa tubuh di atas 30 didefinisikan termasuk dalam kelas obesitas yang mana dapat meningkatkan diabetes dan tekanan darah tinggi sehingga meningkatkan resiko munculnya penyakit stroke.

4. Minum alkohol

Mengonsumsi alkohol terutama dalam jumlah banyak bisa meningkatkan kadar trigliserida darah yang berpotensi munculnya penyakit stroke dan jantung.

5. Merokok

Ribuan racun terkandung dalam asap tembakau. Setelah terhirup asap tersebut dapat merusak dinding Arteri yang bisa menyebabkan kerusakan jantung dan meningkatkan risiko munculnya stroke.

Menurut CDC nikotin yang terkandung di dalam rokok bisa meningkatkan tekanan darah dan karbon monoksida dapat mengurangi jumlah oksigen dalam darah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan