Zohri Bersyukur Usai Masuk Majalah Forbes

  • Bagikan
Atlet Atetik Indonesia Lalu Muhammad Zohri

Jakarta, KabarBerita.id — Atlet atletik Indonesia Lalu Muhammad Zohri tak menyangka dan bersyukur namanya tertera dalam daftar 30 under 30 Asia yang dirils oleh majalah terkemuka Forbes.

Zohri adalah satu-satunya atlet asal Indonesia yang masuk dalam kategori entertainment and sports Asia . Dia juga masuk Special Category dalam daftar atlet termuda dari berbagai macam kategori.

Forbes sendiri merupaan majalah kenamaan dari Amerika Serikat yang berdiri sejak 1917. Forbes merupakan majalah yang fokus pada bisnis dan finansial. Tidak mudah bagi seseorang masuk dala majalah itu.

“awalnya jujur saya tidak tahu apa itu majalah Forbes. Tapi saya bersyukur bisa masuk dalam majalah Forbes, dimana ini adalah majalah internasional dan kategori atlet berprestasi. harapan saya semoga ini dapat menginspirasi pemuda-pemuda lain untuk terus berkarya,” kata Zohri, Selasa (20/4)

ZOhri mengaku tidak terbebani dengan namanya yang semakin dikenal karena dirinya telah dilirik dunia. Saat ini Zohri fokus untuk persipan Olimpiade Tokyo 2021.

Zohri pada beberapa waktu lalu baru saja sembuh dari cedera lutut yang membuat dirinya harus menjalani masa pemulihan. Cedera didapat saat Zohri sedang latihan sendiri di kampung halaman Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Saya tetap semangat dan tetap fokus. Cedera saya sudah 100 persen sembuh dan saya harus tetap semangat untuk persiapan olimpide. Saya memohon untuk masyarakat Indonesia tetap mendoakan agar mendapat prestasi yang terbaik, semangat,” tambahnya.

Nama Zohri melejit setelah merai medali emas Kejuaraan Dunia Atletik Junior U-20 Finlandia tahun 2018 nomor lari 100 meter. Ia juga berjasa membawa Indonesia meraih medali perak di nomor estafet 4×100 meter Asian Games.

Setelah itu, Zohri kembali berhasil mendapatkan medali perak Kejuaraan Asia di Doha Qatar tahun 2019. Zohri mematahkan rekor Suryo Agung di angka 10,17 detik dengan catatan waktu 10,13 detik.

Terakhir, Zohri berhasil meraih tiket untuk Oimpiade Tokyo 2022 setelah finis di posisi tiga pada Golden Grand Prix di Osaka tahun 2019 dengan catatan waktu yang lebih tajam 10,13 detik.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan