Usai Covid Melonjak Nyaris 10 Ribu Kasus, Jokowi Minta Warga Supaya Tak Panik

Jakarta, KabarBerita.id — presiden Joko Widodo meminta untuk masyarakat tidak panik dalam menghadapi lonjakan kasus covid 19. Hal tersebut disampaikan oleh Jokowi usai satuan tugas penanganan covid 19 melaporkan adanya tambahan konfirmasi positif yang telah mencapai 9095 kasus.

Jokowi meyakinkan masyarakat bahwa pemerintah telah mempersiapkan berbagai fasilitas guna menghadapi lonjakan kasus. Ia juga meminta supaya masyarakat tetap Taat terhadap protocol kesehatan dan juga mengurangi aktivitas di luar rumah. Hal itu disampaikan oleh Jokowi melalui Kanal YouTube sekretariat presiden.

Jokowi menambahkan bahwa covid-19 varian Omicron menimbulkan gejala yang ringan. Ia berkata bahwa tidak semua orang harus pergi ke rumah sakit ketika merasakan gejala covid-19.

Mantan wali kota Solo tersebut juga menyarankan warga untuk melakukan isolasi mandiri di rumah apabila positif terkena covid-19. Karena menurutnya pasien covid-19 tanpa ada gejala atau gejala ringan cukup isolasi mandiri selama lima hari.

“Kalau ada gejala demam, batuk silahkan gunakan layanan Telemedicine atau pergi ke Puskesmas atau ke dokter terdekat,”ujar Jokowi.

Kemudian Jokowi menutup pidatonya dengan doa untuk seluruh masyarakat Indonesia. Ia berharap seluruh warga Indonesia bisa selamat dari Pandemi covid-19.

Sebelumnya pada hari Jumat (28/1) Satgas penanganan covid-19 telah melaporkan adanya 9095 kasus. Jumlah tersebut merupakan jumlah tertinggi sejak 2 September 2021. Saat itu kasus harian menyentuh angka 8955 kasus.

Tinggalkan Balasan