Kenapa Badan Kurus Tapi Perut Buncit?

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — mungkin anda termasuk salah satu dari sekian banyak orang yang memiliki tubuh kurus atau setidaknya terlihat ideal. Namun lama ekstra pada perut hadir mengganggu penampilan Anda.
Memiliki badan yang kurus tapi perut buncit bukan hanya mengganggu penampilan tetapi kondisi ini juga tidak sehat.

Secara medis orang yang indeks massa tubuh (BMI) dikisaran sehat tapi memiliki lemak perut berlebih dianggap mengalami obesitas dengan berat badan normal.

Shanna Levine, pemilik NYC’s Goals Healthcare, dikutip dari Livestrong mengatakan mereka yang memiliki obesitas dengan berat badan normal memiliki BMI yang dianggap normal tetapi tubuh mereka mengandung lebih banyak lemak daripada otot.

Penyebab badan kurus namun perut buncit, kondisi perut buncit pada mereka yang tidak gemuk memang berbahaya. Tentu saja ada faktor pemicu nya yang dapat dihindari.
Berikut merupakan beberapa penyebab nya.

1. Malas gerak atau mager
Terlalu banyak duduk ternyata dapat membuat perut buncit. Dikutip dari berbagai sumber sebuah penelitian menunjukkan bahwa semakin tidak aktif seseorang maka semakin banyak lemak Visceral yang dibangun dibagian tengah tubuh.

Lebih banyak bergerak seperti berjalan di bawah sinar matahari dapat membantu meningkatkan aliran darah yang bisa membantu mobilisasi lemak di area yang lebih membandel seperti usus untuk digunakan sebagai energi.

2. Sering konsumsi makanan olahan
Mengkonsumsi makanan olahan menjadi salah satu kebiasaan penyebab badan kurus tapi memiliki perut yang buncit. Dengan mengkonsumsi makanan olahan ada tidak cukup mendapatkan vitamin, mineral, fitonutrien, dan serat supaya tubuh dapat bekerja dengan baik.

3. Sindrom ovarium polikistik
Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah Gangguan Hormonal yang mempengaruhi banyak wanita. Dikutip Insider, orang dengan PCOS dapat memiliki kadar testosteron lebih tinggi daripada yang normal. Kondisi ini dapat menambah berat badan dan perut semakin buncit.

4. Kurang tidur
Tidur lima jam atau kurang setiap malam telah dikaitkan dengan peningkatan lemak perut. Kurang tidur menurunkan metabolisme untuk menghemat energi dan merangsang tubuh dalam menyimpan lemak.

kelebihan tidur juga dapat menyebabkan penambahan berat badan. Kemungkinan hal ini terjadi karena lebih banyak waktu di tempat tidur daripada waktu untuk aktif bergerak.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *