Serangan Terbaru di Suriah, Israel Dituduh Menewaskan 13 Orang, Termasuk Pejabat Garda Revolusi Iran

Jakarta, KabarBerita.id — Israel diduga melancarkan serangan di Damaskus, Suriah, yang menargetkan mata-mata Garda Revolusi Iran pada Sabtu (20/1), menewaskan 13 orang, termasuk lima pejabat Garda Revolusi Iran. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia menyampaikan laporan terbaru mengenai korban tewas, sedangkan IRGC mengonfirmasi kehilangan lima anggotanya.

Korban tewas melibatkan warga Iran, pejabat IRGC, warga Suriah yang bekerja sama dengan Iran, serta warga sipil dari Suriah, Lebanon, dan Irak. Serangan itu menargetkan gedung milik IRGC di daerah Mazzeh, Damaskus, yang merupakan zona keamanan tinggi tempat tinggal para pemimpin IRGC dan faksi-faksi Palestina pro-Iran.

Serangan ini menjadi pembunuhan profil tinggi kedua dalam kurun waktu kurang dari sebulan di Suriah, menambah ketegangan dalam konteks konflik regional. Israel, yang jarang mengomentari serangan semacam itu, telah menegaskan bahwa tidak akan membiarkan perluasan kehadiran Iran di Suriah.

Perlu dicatat bahwa serangan-serangan semacam ini telah meningkat sejak konflik antara Israel dan kelompok Hamas serta Hizbullah dimulai, dengan Israel berulang kali menekankan keengganannya untuk membiarkan Iran memperluas pengaruhnya di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan