Para Cendekiawan akan Berkontribusi Bangun Kota Depok

Depok, KabarBerita.id — Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kota Depok periode 2022-2027 resmi dilantik.

ICMI Orda Kota Depok periode 2022-2027 dilantik oleh Ketua ICMI Orwil Jawa Barat Prof, Dr. Muhammad Najib di Hotel Savero Jalan Margonda, Kota Depok pada Minggu, 20 Maret 2022.

Di kepengurusan ICMI Orda Kota Depok Imam Budi Hartono sebagai Ketua Dewan Penasehat.

Dalam sambutan pria yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok berharap ICIMI bisa membantu mencerdaskan bangsa, termasuk masyarakat Depok.

“Mudah-mudahan bisa membantu mencerdaskan bangsa. Saya harap ICMI membina generasi muda dan merumuskan untuk membangun Depok,” kata Imam dalam sambutanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pengurus Daerah ICMI Orda Kota Depok Prof. Sri Harjanto menjelaskan, keberadaan ICMI ini untuk mewujudkan tata kehidupan masyarakat madani yang diridhoi Allah dengan meningkatkan mutu keimanan dan ketaqwaan, pemahamana dan pengalaman ajaran Islam, kecendekiawanan dan peran serta cendikiawan muslim se-Indonesia.

ICMI Orda Kota Depok sambung dia, akan menjadi salah satu insitusi yang memperkuat interaksi Islam sebagai kekuatan politik dengan birokrasi dan pembuatan keputusan.

“Dari proses interaksi ini, kami harap keluar kebijakan-kebijakan yang berguna bagi pembangunan dan kesejahteraan umat. Dan peningkatan kualitas manusia serta pengembangan bidang spiritual,” tuturnya.

Sebagai organisasi profesi, sambungnya, ICMI Orda Kota Depok akan berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok dan berbagai elemen masyarakat, organisasi massa lainya di kota ini.

Dalam memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kota Depok, terutama kata dia lagi, menghadapi tiga disrupsi belakangan ini.

“Kami akan memberi kontribusi positif bagi pembangunan Depok, terutama 2 disrupsi belakangan ini seperti, disrupsi teknologi, disrupsi pandemo, dan disrupsi milenial,”tuturnya.

Keberadaan ICMI Orda Kota Depok yang diisi para cendikiawan muslim ini akan berjuang dengan program yang menyentuh langsung dan bisa dirasarkan oleh masyarakat melalui bidang pendidikan, pengembangan teknologi, dan inovasi 4.0, kesehatan, dan kesejahteraan, lingkungan hidup, hukum dan pemberantasan korupsi, ketahanan pangan, seni budaya, bahkan pengembangan demokrasi.**

Tinggalkan Balasan