Mengenal Post-Holiday Blues: Gejala dan Strategi Mengatasinya

Jakarta, KabarBerita.id — Liburan musim Lebaran telah berakhir, dan seringkali kita mengalami perasaan sedih atau kekosongan setelah kembali ke rutinitas. Fenomena ini dikenal sebagai “post-holiday blues”. Namun, apa sebenarnya post-holiday blues ini?

 

Liburan Lebaran sering kali memberikan kebahagiaan tersendiri, dengan momen berkumpul bersama keluarga dan orang-orang terkasih, atau sekadar istirahat untuk mengisi ulang energi. Namun, ketika liburan berakhir, perasaan kesedihan, kekosongan, atau kelelahan bisa mulai menghampiri. Dalam dunia psikologi, hal ini dikenal sebagai post-holiday blues.

 

Menurut penjelasan dari Health, post-holiday blues adalah perasaan negatif jangka pendek yang bisa muncul setelah liburan, seperti kesedihan, kesepian, kelelahan, kekecewaan, kelesuan, tekanan mental, bahkan kekhawatiran terhadap masa depan.

 

Nicole Hollingshead, PhD, seorang psikolog dan asisten profesor di Kedokteran Keluarga dan Komunitas di The Ohio State University Wexner Medical Center, menjelaskan bahwa liburan memberikan fokus pada berbagai aktivitas seperti dekorasi, memasak, perencanaan, dan memberi hadiah. Setelah liburan berakhir, ketidakberadaan aktivitas-aktivitas tersebut bisa membuat kita merasa hampa atau kehilangan arah.

 

Tentu saja, penting untuk mengenali gejala post-holiday blues dan mengatasinya dengan tepat. Beberapa gejala yang umum termasuk cemas, kehilangan semangat, suasana hati yang buruk, mudah tersinggung, stres, insomnia, dan kekhawatiran terhadap kondisi finansial.

 

Berikut adalah beberapa strategi untuk mengatasi post-holiday blues:

 

1. Prioritaskan Tidur yang Cukup: Tidur yang cukup adalah kunci untuk menjaga kesehatan mental dan fisik. Rekomendasi dari CDC menyarankan untuk tidur minimal tujuh jam setiap malam.

 

2. Pola Makan Sehat: Hindari makanan tinggi lemak dan gula yang dapat meningkatkan stres. Sebaliknya, tambahkan lebih banyak buah-buahan dan sayuran segar ke dalam pola makan Anda.

 

3. Lakukan Olahraga Ringan: Aktivitas fisik dapat meningkatkan suasana hati dengan meningkatkan produksi hormon bahagia.

 

4. Buat Daftar Rencana: Membuat daftar hal-hal yang ingin dilakukan setelah liburan dapat membantu menjaga semangat dan tujuan.

 

5. Coba Hal Baru: Mengikuti aktivitas baru atau mencoba hal-hal yang berbeda dapat menghidupkan kembali motivasi dan kegembiraan.

 

Dengan mengenali dan mengatasi post-holiday blues dengan tepat, diharapkan kita dapat kembali ke rutinitas sehari-hari dengan semangat dan kebahagiaan yang baru. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Tinggalkan Balasan