Laser Kapal Perang China Ganggu Pesawat Australia

Jakarta, KabarBerita.id — Kapal perang China diduga menggunakan Lasar untuk mengganggu jet yang diterbangkan oleh angkatan udara negara Australia.

Militer Australia dalam pernyataan yang dirilis mengklaim tindakan tersebut berpotensi membahayakan nyawa. Mereka juga mengutuk keras perilaku ini karena tidak profesional dan tidak aman.

Berdasarkan pernyataan insiden itu terjadi pada hari Selasa (15/2) ketika pesawat P-8A Australia terbang di atas Laut Arafura. Pesawat Pengintai dan anti kapal selam perang tersebut berada di atas laut wilayah utara Australia dan pulau Papua Nugini.

Pilot yang menjadi sasaran serangan Laser tersebut kemudian melaporkan bahwa dirinya mengalami kilatan disorientasi, nyeri, kejang dan kebutaan sementara.

Militer Australia mengungkapkan kapal angkatan Laut tentara pembebasan rakyat Cina yang mengarahkan laser ke pesawat Australia adalah salah satu dari dua kapal perang yang berlayar ke timur melintasi Laut Arafura.

Hingga saat ini negara Cina belum memberikan komentar atas tuduhan Australia tersebut.

Insiden ini bukan yang pertama kapal Cina mengarahkan Lasar ke pesawat Australia. Pada Mei 2019 negara Australia mengatakan bahwa mereka beberapa kali menjadi sasaran Laser selama misi di Laut China Selatan.

Kemudian pejabat militer Amerika Serikat mengatakan bahwa setidaknya ada 20 dugaan insiden laser Cina di Pasifik Timur dari September 2017 hingga Juni 2018.

Juru bicara kementerian Luar Negeri China merespon suatu hari setelahnya dengan mengatakan bahwa Australia harus mempertimbangkan secara serius apakah akan memandang Cina sebagai mitra atau ancaman.

Tinggalkan Balasan