Tips Sahur, Jangan Makan Terlalu Manis dan Asin

Jakarta, KabarBerita.id — Masyarakat yang menikmati santap sahur disarankan untuk menghindari makanan yang terlalu manis dan asin karena mempercepat keluarnya cairan tubuh saat berpuasa, kata Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan Eni Gustina.

Dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu, Eni menjelaskan bahwa makanan dengan kadar gula dan garam tinggi bisa mengikat cairan dan menyebabkan pengeluaran cairan tubuh lebih banyak.

“Sebaiknya kurangi makan makanan yang terlalu manis atau asin. Gula dan garam itu sifatnya menarik cairan tubuh, sehingga kita akan lebih sering buang air kecil. Kalau banyak buang air kecil, kita akan cepat haus,” kata Eni.

Rasa haus adalah salah satu mekanisme tubuh yang memberi tanda bahwa cairan tubuh berkurang atau kekurangan cairan.

Eni menyarankan memperbanyak minum air putih saat sahur untuk menjaga kadar air di dalam tubuh agar jangan sampai kekurangan cairan.

“Indikator saya, lepas tengah hari saya masih bisa buang air kecil menandakan kadar air saya masih cukup,” katanya.

Eni menegaskan bahwa makanan yang kadar garamnya tinggi juga akan mempercepat keluarnya cairan tubuh.

“Seperti halnya gula, kandungan garam tinggi juga bisa menarik cairan banyak sekali, sehingga sel-sel kita akan kekurangan cairan karena ditarik oleh garam tadi, lalu berisiko menjadi dehidrasi. Makanya, makan asin bikin kita jadi mudah merasa haus,� terang dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here