Studi Temukan Dampak Konsumi Produk Olahan Susu

  • Bagikan
Ilustrasi hasil produk olahan susu

Jakarta,KabarBerita.id — Tingginya konsumsi susu di negara Swedia seringkali membuat negara tersebut menjadi fokus dalam studi terkait produk olahan susu. Berbagai studi disana mengungkap bahwa dengan mengonsumsi susu berpotensi adanya dampak negatif bagi kesehatan, terutama dalam hal penuaan.

produk olahan susu fermentasi seperti kefir atau yoghurt terbuat dari susu dengan kandungan yang kurang baik. Namun uniknya produk ini sering disoroti dalam beragam studi karena dampaknya yang dianggap positif bagi kesehatan.

Oleh karena itu,sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh peneliti Jerman berusaha mengeksplorasi bagaimana dampak sebenarnya dari susu pasteurisasi non fermentasi bagi kesehatan.

Studi yang telah termuat dalam jurnal Ageing Research Reviews ini, dilakukan oleh tim peneliti dalam upaya mengetahui mekanisme dampak susu pasteurisasi dan susu fermentasi bagi kesehatan terutama pada proses penuaan.

Hasil dari studi yang dilakukan menunjukkan adanya dampak negatif dari peranan susu pasteurisasi non fermentasi yang mana berdampak pada memendeknya harapan hidup.

Namun dalam studi pada produk olahan susu fermentasi seperti yogurt ditemukan adanya bakteri asam laktat. Yang mana bakteri ini bisa menurunkan eksosom serta galaktosa yang ada di dalam susu. Dengan demikian produk susu jenis ini dapat menurunkan risiko penuaan serta kematian.

Dilansir dari SlashGear, temuan-temuan ini menunjukkan bahwa dengan adanya perubahan sosietal yang mengarah pada pasteurisasi dan pendinginan susu akan berdampak pada kesehatan manusia.

Di dalam studi ini juga semakin memperkuat bahwa dengan mengkonsumsi susu non Fermentasi yang terlalu banyak dapat berpotensi pada kesehatan yang memburuk salah satunya ialah adanya peningkatan resiko kanker payudara.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan