Makan di Bawah Jam 8 Pagi Dapat Kurangi Risiko Diabetes

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — Mencoba menurunkan risiko diabetes tipe 2? Mungkin kita sudah menemukan caranya dengan tetap aktif sepanjang pekan, dan mengantisipasi makanan yang kita makan untuk menjaga gula darah tetap terkendali.

Dalam peneltian baru telah mengidentifikasi adanya cara untuk menurunkan kadar gula darah dan insulin tanpa kita harus melakukan olahraga ke gym atau makan makanan sehat.
Pertemuan tahunnan anggota ENDO 2021 telah membagikan sebuah studi baru secara virtual, bahwa makan pagi sebelum pukul 8.30 bisa secara signifikan menurunkan resiki T2D.

Dilansir Eatthias Mariam Ali ketua Peneliti studi, bahwa benar jam sirkadian internal mengatur ritme hormon metabolik selama 24 jam sehari. Ini termasuk hprmon utama diabetes, Insulin yang sensivitasnya cenderung lebih tinggi pada pagi hari, Ahad (4/4).

Ketika kita makan pada pagi hari kita menjaga tubuh kita dari produksi insulin tinggi. Penelitian ini digunakan untuk menguji efek puasa terhadap penyakit tersebut. tenyata terlepas kapanpun waktu kita makan, makan di pagi hari tetap menjadi kunci berkurangnya resiko T2D.

Sejauh ini dalam penelitian diet seperti puasa intermiten tidak berdampak signifikan pada resistensi insulin dan peningkatan diabetes.

Melalui temuan ini dapat meyakinkan kita untuk mulai bangun pagi kemudian sarapan enak ketika tubuh membutuhkannya. Dr. Adimoolam Ahli Endokrinologi dan perwakilan dari Endocrine Society menyarankan makan makanan yang tinggi protein seperti yoghurt, telur, oatmeal gandum, keju, buah dan mentega kacang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan