Komnas Usul CCTV di Ruang Pemeriksaan Cegah Kekerasan Polisi

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengusulkan setiap ruang pemeriksaan di kantor kepolisian harus dipasangi kamera video pengawas (CCTV).
Menurutnya lewat keberadaan CCTV itu setidaknya bisa mencegah risiko terjadi kekerasan oleh penegak hukum, terutama saat proses penyidikan.

“Jadi memang salah satu upaya pencegahan bagaimana membuat mekanisme adalah memaksimalkan minimal manajemen penyidikan yang terekam dalam rekaman. Perekam itu salah satu alatnya CCTV dipasang di tempat-tempat pemeriksa. Itu yang menurut kami yang menjadi prioritas di internal kepolisian,” ucapnya di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu (10/3).

Sejauh ini, kata Anam, pihaknya melihat pemasangan CCTV di kantor-kantor kepolisian pun belum menyeluruh. Hal itu terkait dengan pendalaman Komnas HAM atas tewasnya tahanan Polresta Balikpapan, Kalimantan Timur, oleh petugas kepolisian.

“Di level Polda, Mabes ada, tapi kalau di level Polres ada yang ada, ada yang enggak ada. Ini fenomena kuno,” ujar Anam.

Terkait itu, Anam menyebut Komnas Ham sudah mengusulkan kepada Kapolri untuk membuat anggaran prioritas untuk pemasangan CCTV.

“Waktu kami bertemu Kapolri, kami sampaikan tolong agar satu prioritas di kepolisian pembelian sarana dan prasarana untuk melengkapi CCTV di ruang-ruang pemeriksaan,” ujar Anam.

Dia menegaskan CCTV itu pun bisa menjadi bagian dari penegakan hukum. Selain itu, ia juga menyebutkan CCTV dapat membantu memastikan proses penegakan hukum berjalan dengan baik juga maksimal.

Pada Rabu ini, Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak menyampaikan mendetail perkara tewasnya tahanan Polresta Balikpapan, Herman, oleh petugas kepolisian. Kepada Komnas HAM, Rudolf mengatakan enam polisi telah ditetapkan jadi tersangka dalam perkara tersebut.

Terkait perkara di Balikpapan itu, Anam berharap Polri bisa mengantisipasi agar kasus-kasus serupa tak terulang lagi. kedepannya kasus serupa tidak terulang lagi.

“Saya ingatkan kepada kapolda, walaupun beliau sudah menunjukkan suatu tindakan yang menurut kami bagian dari salah satu tanggung jawab. Secara struktur bertanggung jawab atau tidak untuk tidak terulang Kembali, salah satu tindakan yang paling sederhana adalah memasang CCTV di ruang pemeriksaan,” ucapnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan