Kebiasaan Melewatkan Sarapan Dapat Bahayakan Jantung

  • Bagikan
Ilustrasi Sarapan

Jakarta, KabarBerita.id — sarapan merupakan aktivitas yang sering di lewatkan sebagian orang. Baik itu karena diburu kesibukan atau merasa tidak terbiasa menyantap sarapan di pagi hari. Ternyata kebiasaan melewatkan sarapan dinilai dapat meningkatkan resiko masalah jantung.

Sebuah analisis meta yang dilakukan pada tahun 2020 mempublikasikan di dalam jurnal clinical Nutrition dengan menyoroti hubungan antara kesehatan jantung dengan melewatkan sarapan.

Sebanyak 221ribu partisipan mengikuti analisis meta ini. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa dengan melewatkan sarapan akan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular sebanyak 22%.

Hal tersebut juga sebelumnya telah dibuktikan oleh analisis meta lain di tahun 2019 yang menunjukkan hasil bahwa bagi orang yang terbiasa melewatkan sarapan akan memiliki kemungkinan 21% lebih besar mengalami penyakit kardiovaskuler dibandingkan dengan orang-orang yang terbiasa sarapan.

Sementara itu, beberapa penelitian lain mengungkapkan adanya keterkaitan antara melewatkan sarapan dengan resiko kematian.

Penelitian yang dilakukan tahun 2019 dalam Journal of the American College of Cardiology menunjukkan hasil bahwa orang yang terbiasa melewatkan sarapan memiliki resiko lebih besar mengalami kematian sebanyak 19% dan juga dapat mengalami masalah jantung seperti serangan jantung atau stroke sebesar 87% lebih tinggi.

Kebiasaan orang-orang yang melewatkan sarapan cenderung juga memiliki pola hidup yang tidak sehat.

“Biasanya tidak sarapan merupakan penanda untuk memiliki gaya hidup yang tidak sehat” ujar Penny Kris-Etherton PhD, selaku Profesor ilmu gizi dari Penn State University dan kepala konsil gaya hidup AHA. Menurutnya sebagian orang yang tidak terbiasa melakukan sarapan juga terbiasa untuk tidak melakukan olahraga dan mengonsumsi lebih banyak kalori.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan