Infrastruktur Jalan Menjadi Usulan Skala Prioritas di Long Mesangat Kutim

  • Bagikan

Kutai Timur, KabarBerita.id — Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan berlanjut di Long Mesangat , Bupati Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M. Si dan Wabup Dr. H. Kasmidi Bulang, ST., MM beserta Ketua DPRD Joni. S. Sos. Untuk menyerap usulan Kecamatan dimana sebelumnya melakukan Musrenbang Desa. Senin (15/03/21)

Terdapat usulan skala prioritas yang disampaikan oleh Camat Long Mesangat dalam Musrenbang, yang paling mendasar infrastruktur dasar seperti jalan perlu segera diperbaiki untuk memudahkan akses antar Kecamatan dan Desa

Untuk menunjang industri hilir dibutuhkan Pengembangan Infrastruktur Agribisnis. Dalam pengembangan pusat pertumbuhan Agribisnis, perlu dukungan pengembangan Infrastruktur seperti jaringan jalan dan transportasi (laut, darat, sungai dan udara), jaringan listrik, air, pelabuhan domestik dan pelabuhan ekspor dan lain-lain.

Dalam sambutannya Bupati Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M. Si mengungkapkan bahwa “Langkah untuk menuju agribisnis dan agroindustri sampai saat ini dirasa belum maksimal. 80 presen PDRB Kab. Kutai Timur masih bertumpu pada galian tambang batu bara dan minyak. Dan ini menjadi persoalan dimana kita sudah seattle dengan perkebunan namun belum bisa menunjang industri hilir.” ungkapnya.

Lebih lanjut Ardiansyah juga menyebutkan Sawit di Indonesia menjadi musuh kelompok pemerhati lingkungan di dunia. Akan tetapi harus ada keyakinan, bahwa sawit ini memberi nilai tambah untuk kita semua. Disisi lain kita masih memiliki cadangan dari sektor pertambangan dan ada industri hilir yaitu methanol yang bisa menjadi kebanggan kita semua.

Dalam musrenbang di Long Mesangat ada usulan dan mendapat tanggapan dari Pemerintah dan DPRD terkait infrastruktur yang merupakan sudah menjadi kebutuhan mendesak untuk bisa direalisasikan

Pada kesempatan yang sama, Wabup Dr. H. Kasmidi Bulang, ST. MM berharap, Pemerintah Kecamatan dan Perusahaan bisa duduk bersama untuk mencari jalan keluar, mungkin bisa dengan program CSR perusahaan dan dana APBD untuk membangun jalan antar Desa dan Kecamatan.

“Dan pada musrenbang memang diharapkan setiap Kecamatan dan Desa bisa mencari pembiayaan melalui pihak ketiga dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten untuk mencari solusi secara bersama – sama ” harap Wabup.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan