Presiden FIFA Berduka atas Wafatnya Reyes

Jakarta, KabarBerita.id — Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalkan mantan bintang sepak bola timnas Spanyol Jose Antonio Reyes, Sabtu (1/6). Pemain sayap berusia 35 tahun yang membela Spanyol di Piala Dunia 2006 Jerman itu, meninggal akibat kecelakaan mobil.

“Kesedihan yang mendalam dan mengejutkan setelah saya mendapat kabar atas apa yang terjadi pada Jose Antonio Reyes. Ucapan duka cita saya yang paling dalam kepada keluarga dan orang yang dicintai,” kata Infantino seperti dikutip dari fifa.com.

Bersama Patrick Vieira, Freddie Ljungberg, Robert Pires, Dennis Bergkamp dan Thierry Henry, Reyes ikut berjasa mengantar Arsenal ke tangga juara Liga Premier Inggris pada musim kompetisi 2003/04.

Tewasnya Jose Antonio Reyes, juga diumumkan oleh mantan klubnya Sevilla melalui akun Twitter mereka. “Kami tidak bisa lagi menjelaskan berita sedih itu. Rekan kami tercinta dan mantan pemain yunior kami Jose Antonio Reyes meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Semoga istirahat dengan tenang,” demikian pernyataan Sevilla.

Reyes terakhir kali bergabung dengan klub divisi dua Spanyol, Extremadura. Ia juga pernah bergabung dengan Arsenal, Real Madrid, Atletico Madrid serta tim nasional Spanyol.

Pemain tersebut mengawali debut profesionalnya bersama Sevilla saat berusia 16 tahun sebelum bergabung dengan Arsenal pada Januari 2004 dengan nilai transfer 17 juta pound. Pada saat itu Arsenal sedang jaya-jayanya karena tampil sebagai juara Liga Premier tanpa sekali pun mengalami kekalahan sepanjang musim kompetisi.

Ia kemudian bergabung dengan Real Madrid dengan status pemain pinjaman pada musim kompetisi 2006/07, dan ikut berjasa mengantar klub raksasa Spanyol itu menjuarai La Liga. Pada 2012, Reyes bergabung dengan klub sekota Atletico, sebelum kembali ke kampung halaman bersama Sevilla dan sukses memboyong gelar juara Liga Europa tiga kali beruntun antara 2014 sampai 2016.

Ia juga pernah bergabung dengan Espanyol dan klub China Xinjiang Tianshan Leopard, sebelum kembali ke Spanyol untuk bergabung dengan Extremadura sejak Januari 2019 lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here