Polri: Satu Korban Tewas Terindikasi Kena Peluru Tajam

Jakarta, KabarBerita.id — Polri baru mendapat informasi ada enam orang korban yang meninggal dalam kerusuhan pada 21 dan 22 Mei lalu.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri menjelaskan bahwa informasi yang diterima Polri masih sama dengan yang diutarakan Kapolri Tito Karnavian pada jumpa pers di Kemenko Polhukam, Rabu (22/5) kemarin.

“Kemarin, Pak Kapolri menyebutkan ada enam orang korban meninggal dunia,” jelasnya di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/5).

Dedi menyebut bahwa satu korban tewas terindikasi akibat terjangan peluru tajam.

“Satu di antaranya teridentifikasi terkena peluru tajam,” katanya.

Saat ini, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polri tengah melakukan proses autopsi guna mengetahui secara pasti penyebab kematian seluruh para korban yang meninggal dunia itu.

“Tentunya dalam hal ini semuanya cukup prihatin dengan kejadian seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada delapan orang yang tewas akibat aksi kerusuhan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here