Peringatan Penting: Kenali Gejala dan Cegah Heat Stroke Akibat Cuaca Panas

Jakarta, KabarBerita.id — Cuaca panas yang melanda Indonesia belakangan ini memunculkan kekhawatiran akan kesehatan masyarakat. Mengenali gejala heat stroke menjadi penting dalam menghadapi paparan cuaca ekstrem.

 

Beberapa wilayah di Asia, termasuk Indonesia, menghadapi suhu yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Dampaknya terasa di sejumlah negara, bahkan menyebabkan penutupan sekolah demi mengurangi dampak panas.

 

Berdasarkan laporan CNN, bulan April dan Mei cenderung menjadi puncak musim panas di Asia Tenggara. Filipina, misalnya, mengalami kekeringan di banyak provinsi, sementara Thailand mencatat kematian 30 orang akibat serangan panas sepanjang tahun ini.

 

Heat stroke, atau sengatan panas, merupakan kondisi medis serius yang terjadi ketika tubuh terpapar suhu tinggi dalam waktu yang lama. Ini umumnya terjadi pada musim panas dan dapat dipicu oleh paparan cuaca panas atau aktivitas fisik intens di lingkungan yang panas.

 

Menurut Mayo Clinic, heat stroke terjadi ketika tubuh gagal mengatur suhu tubuhnya sendiri. Suhu tubuh meningkat drastis hingga mencapai 40°C atau lebih, yang bisa terjadi dalam waktu singkat.

 

Gejala heat stroke meliputi suhu tubuh yang tinggi, perubahan kondisi mental atau perilaku, perubahan pola berkeringat, mual dan muntah, kulit memerah, napas cepat, detak jantung berdebar kencang, dan sakit kepala.

 

Untuk mencegah heat stroke, penting untuk tetap terhidrasi, menghindari paparan panas berlebihan, dan memakai pakaian yang sesuai dengan cuaca. Heat stroke adalah kondisi medis yang serius, sehingga jika Anda mengalami gejala tersebut, segeralah mencari bantuan medis.

Tinggalkan Balasan