Pemkot Depok Distribusikan Air Bersih ke Tempat Yang Alami Kekeringan

Depok, KabarBerita.id — Pemerintah Kota Depok siap mendistribusikan air ke wilayah atau lingkungan yang kekurangan pasokan air bersih.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, Pemerintah Kota Depok melakukan distribusikan air bersih ke wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan.

“Kami salurkan air beraih melalui PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum), Damkar (Pemadam Kebakaran) dan PMI (Palang Merah Indonesia). Mereka menelusuri wilayah-wilayah yang kekurangan air dengan mobil tangki,” ujarnya.

Dia menambahkan, kalau ada wilayah yang memiliki saluran pipa PDAM, maka petugas akan membuka pipa air untuk disalurkan ke warga.
“Walaupun cara ini termasuk area politik kemendesakan. Jadi boleh pakai BTT (belanja tidak terduga,” paparnya.

Sementara itu terkait hujan buatan, Idris belum memikirkan ide membuat itu di wilayah Depok. Hujan buatan menjadi kewenangan pusat yaitu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Nanti rekomendasi dari BMKG akan diteruskan ke kementerian terkait untuk membuat hujan buatan. Jadi pemerintah daerah tidak boleh membuat hujan buatan,” katanya.
Sementara untuk hujan buatan lokal, Idris mengatakan bisa dilakukan oleh pemerintah daerah.

“Kalau hujan buatan lokal, misalnya di Kecamatan Beji nyiram-nyiram pakai mobil Damkar, itu boleh,” jelasnya.

Sementara itu, pemukiman di Kawasan Margonda, Kecamatan Beji, mulai mengalami kekurangan pasokan air bersih.
Pemukiman warga yang mengalami kekurangan air bersih ada di lingkungan RW 15 Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji.

Salah satu warga, Tio mengatakan, musim kemarau menyebabkan air sumur milik warga sudah ada yang mengalami kekerangan.
“Ya di lingkungan kami sudah kesulitan bersih. Kami sudah mendapatkan pasokan air bersih yang diberikan oleh Polres Metro Depok,” katanya.
Di lokasi lainnya di Pondokcina juga mengalami kekurangan pasokan air bersih.

“Saya minta tolong kontrakan saya di Margonda perlu air bersih,”kata H Arifin.
Kekurangan pasokan air bersih juga dirasakan warga di Kelurahan Beii Timur, Kecamatan Beji. Ada sekitar tujuh rumah yang kekurangan pasokan air bersih, untuk mendapatkan air bersih warga setiap hari membeli air isi ulang.

Tinggalkan Balasan