Muhammadiyah Kecam Keras Aksi Para Perusuh

Jakarta, KabarBerita.id — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengecam keras aksi kerusuhan yang terjadi pada tanggal 21 dan 22 Mei 2019.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti menilai aksi kerusuhan itu dilakukan oleh para perusuh yang datang untuk menodai aksi damai yang sebelumnya berjalan lancar.

“Mengecam keras kerusuhan di Jakarta yang dilakukan oleh para perusuh anarkis di luar pendemo, yang menimbulkan jatuh korban demokrasi,” tegasnya dalam jumpa pers di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya 62, Jakarta Pusat, Kamis (23/5).

Menurutnya, setiap unjuk rasa harus dilandasi oleh jiwa hikmah kebijaksanaan dan permusyawaratan. Tapi, hal ini harus ternodai oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Mereka merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Aksi damai menolak penghitungan suara yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa (21/5) awalnya berjalan lancar. Aksi berjalan damai sejak pukul 10.00 hingga demonstran selesai menggelar salat tarawih di depan Kantor Bawaslu sekitar pukul 21.00.

Namun kemudian, ada massa anarkis yang datang pukul 23.00 yang melakukan sejumlah perusakan. Tidak hanya di Bawaslu, massa brutal juga muncul di Jalan Aipda KS Tubun pada pukul 03.00 dan membakar sejumlah kendaraan di Asrama Brimob.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here