Menpora Akan Lakukan Mediasi Terkait Polemik PBVSI dan Rivan Nurmulki

Jakarta, KabarBerita.id — Menpora Dito Ariotedjo mengaku akan melakukan mediasi untuk menyelesaikan polemik yang muncul antara Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dengan atlet Timnas Voli Indonesia Rivan Nurmulki.

“Terkait atlet voli nasional Rivan, saya lihat juga ramai di medsos, jadi setelah ini terangkat, kita langsung melakukan koordinasi dan komunikasi, baik ke PBVSI dan atlet langsung,” ujar Menpora dalam konferensi pers di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (1/9).

Polemik PBVSI dan Rivan muncul setelah pemain 28 tahun itu tidak masuk skuad Timnas Voli Indonesia untuk Asian Games 2023. Padahal Rivan merupakan opposite hitter andalan Timnas dalam beberapa tahun terakhir.

Keputusan PBVSI yang tidak memanggil Rivan membuat federasi bola voli Indonesia itu mendapat kritikan dari pecinta voli. Polemik kemudian dikait-kaitkan dengan kritik Rivan terhadap PBVSI.

Menpora memastikan tidak ada masalah personal antara pengurus PBVSI dengan Rivan. Menpora menyebut masalah yang muncul terjadi karena miskomunikasi.

Dito pun berharap federasi cabor-cabor lain bisa memperbaiki komunikasi dengan atlet agar polemik seperti PBVSI dan Rivan tidak kembali muncul.

“Singkat kata bisa sampaikan ini hanya sebatas adanya miskomunikasi dan miskoordinasi antara atlet dengan federasi. Ini sedang kami tengahi, ini pasti akan ada titik temu. Ini kami juga dorong di setiap cabor alur dan pola komunikasi saat ini harus lebih terbuka. Jadi hal-hal seperti ini tidak terjadi di cabor-cabor lain,” ucap Menpora.

Saya kira tidak ada masalah personal maupun subjektif terkait pencoretan nama Rivan, jadi ini hanya masalah miss-informasi yang tidak tersampaikan secara lengkap, baik dari federasi ke atlet dan sebaliknya. Ini sedang kami mediasikan,” kata Menpora menambahkan.

Tinggalkan Balasan