Mengenal Lebih Jauh Efek Samping TTS yang Mungkin Dipicu oleh Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Jakarta, KabarBerita.id — Vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca telah menjadi sorotan karena dituduh dapat menyebabkan efek samping yang jarang terjadi, yang dikenal sebagai thrombosis thrombocytopenia syndrome (TTS). Namun, sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai TTS, mari kita tinjau konteks di balik klaim ini.

 

Sebuah dokumen pengadilan mengungkap bahwa AstraZeneca mengakui kemungkinan sangat langka bahwa vaksinnya dapat menyebabkan TTS. Meskipun demikian, perusahaan tersebut juga menegaskan bahwa TTS dapat terjadi tanpa adanya vaksin AstraZeneca, dan mekanisme penyebabnya masih belum diketahui dengan pasti.

 

TTS sendiri merupakan kondisi yang jarang terjadi di mana seseorang mengalami pembekuan darah (thrombosis) dan jumlah trombosit yang rendah (thrombocytopenia). Istilah lain untuk TTS adalah ‘trombositopenia trombotik imun yang diinduksi vaksin’ (VITT). Pembekuan darah dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, termasuk otak, perut, paru-paru, vena ekstremitas, dan arteri.

 

Meskipun ada klaim mengenai efek samping TTS dari vaksin AstraZeneca, Kementerian Kesehatan memastikan bahwa kasus ini sangat jarang terjadi. Dari lebih dari 1 miliar orang yang telah divaksinasi dengan AstraZeneca di seluruh dunia, hanya sekitar seribu kasus TTS yang tercatat. Lebih lanjut, kebanyakan orang yang mengalami efek samping TTS dilaporkan memiliki penyakit bawaan atau penyakit penyerta.

 

Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa vaksinasi AstraZeneca telah melalui tahapan penelitian yang ketat dan memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada efek sampingnya. Namun, mereka juga menyarankan agar orang dengan kondisi khusus, seperti wanita hamil atau orang dengan penyakit tertentu, mempertimbangkan dengan hati-hati sebelum menerima vaksin Covid-19 AstraZeneca.

 

Dengan demikian, penting untuk memahami bahwa meskipun efek samping TTS dari vaksin AstraZeneca perlu diwaspadai, manfaat vaksinasi tetap jauh lebih besar daripada risikonya. Itulah mengapa penting bagi individu untuk mendiskusikan opsi vaksinasi mereka dengan tenaga medis yang terpercaya, untuk membuat keputusan yang terinformasi dan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Tinggalkan Balasan