Mengapa Lansia Cenderung Sensitif dan Mudah Marah?

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — Selalu ada rasa kelas ketika merawat orang lanjut usia atau lansia. Sesuatu yang sebenarnya biasa saja bisa membuat mereka ngomel.

Jangan kaget apabila lansia mudah marah. Bukan tanpa alasan ahli saraf Yuda Turana mengatakan, stressor sosial lebih banyak menumpu kepada orang lansia dibandingkan mereka yang masih berusia muda.

Ia menambahkan penghasilan berkurang anak yang tinggal serumah harus berbagi kasih dengan menantu serta berita bahagia dan sedih lebih banyak sedihnya.

Kondisi seperti ini semakin buruk dimasa Pandemi saat kasus kematian pada lansia terbilang tinggi.

Yuda mengatakan stimulasi eksternal yang serba negatif ini dapat membebani lansia sehingga mereka pada umumnya lebih sensitif dalam merespon sesuatu.

Namun demikian lansia tidak menurut dekat dengan penyakit dan sikap mudah marah. Kondisi ini sebenarnya bisa disiasati sejak dini ketika usia masih gemilang.

Selain itu bisa disiasati dengan menumbuhkan kesadaran bahwa hal hal akan berubah seiring bertambahnya usia.

Ketua Dewan Pembina ALZI, Eva Sabdono mengatakan ketika usia bertambah, tumbuhkan kesadaran bahwa segala sesuatu akan berbeda dengan ketika masih muda.

misalnya ketika muda boleh makan apapun yang diinginkan akan tetapi hal tersebut tidak lagi dapat dilakukan ketika memasuki usia lanjut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan