Islam Makhachev Tak Beri Ampun Poirier Jelang UFC 302

Jakarta, KabarBerita.id — Islam Makhachev mengaku sangat menghormati Dustin Poirier, meskipun dia tidak akan memberikan kesempatan untuk menang dalam duel UFC 302.

Islam Makhachev akan menghadapi Dustin Poirier di UFC 302, Minggu (2/6) WIB. Makhachev resmi menyandang status juara kelas ringan UFC pada Oktober 2022 setelah menang submission lawan Charles Oliveira.

Usai kemenangan itu, Makhachev dua kali mempertahankan sabuk juara kelas ringan melawan Alexander Volkanovski.

Lantaran Volkanovski lebih banyak aktif di kelas bulu, Makhachev kemudian dinilai belum sepenuhnya teruji.

Laga lawan Dustin Poirier ini bisa jadi pembuktian yang pas bagi Makhachev bahwa dirinya memang petarung terbaik di kelas ringan UFC saat ini.

Jelang pertarungan tersebut, Makhachev melontarkan psywar terhadap Poirier.

“Dia tidak percaya dia bisa mengalahkanku. Pelatihnya juga tidak percaya dia bisa mengalahkan saya. Saya tahu saya bisa membuat pertarungan ini mudah,” ucap Makhachev dikutip dari MMA Fighting.

“Saya akan menghabisinya karena saya berada di level yang berbeda. Saya adalah petarung terbaik di dunia saat ini,” kata Makhachev menambahkan.

Islam Makhachev juga menilai gaya bertarungnya adalah gaya terburuk yang akan dihadapi Poirier.

“Sejujurnya, gaya saya adalah gaya terburuk baginya. Dia bisa mengalahkan beberapa striker [petarung yang mengandalkan pukulan]. Dia salah satu striker terbaik dalam permainan ini, tapi kami bukan striker. Kami pejuang MMA. Keterampilan saya berada pada level yang berbeda,” kata Makhachev.

“Saya bisa menyerang dia, namun saya katakan kepada kalian, jika saya ingin membuat laga ini mudah saya tahu caranya dan semua orang [lainnya] tahu caranya. Selalu ketika lawan menekannya, menjatuhkannya, dia selalu punya masalah yang sama,” ucap Makhachev menambahkan.

Tinggalkan Balasan