Hanya Olahraga di Akhir Pekan, Bisa Turunkan Risiko Jantung

Jakarta, KabarBerita.id — Setiap orang disarankan untuk rutin melakukan aktivitas fisik atau olahraga harian. Namun berolahraga di hari Senin-Jumat mungkin merepotkan bagi beberapa orang di zaman kiwari yang punya segudang kesibukan.

Tapi Anda tak perlu khawatir. Sebuah penelitian teranyar menemukan bahwa hanya berolahraga di akhir pekan bisa memberikan manfaat yang sama dengan menyempatkan berolahraga setiap hari.

Secara khusus, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA pada Selasa (18/7) lalu menemukan, mereka yang berolahraga hanya di akhir pekan dan mereka yang berolahraga sepanjang minggu mengalami penurunan risiko penyakit kardiovaskular yang serupa.

Studi ini menggunakan data dari UK Biobank. Lebih dari 100 ribu orang menggunakan perangkat akselerometer yang bisa menangkap intensitas gerakan atau aktivitas fisik selama seminggu.

Para peneliti kemudian mengevaluasi hubungan antara olahraga dan kejadian kardiovaskular yang dilaporkan secara mandiri di UK Biobank oleh masing-masing orang.

“Kami menemukan bahwa mereka yang aktif bergerak di hari biasa [Senin-Jumat] dan berolahraga hanya di akhir pekan mengalami penurunan risiko serangan jantung, gagal jantung, fibrilasi atrium, dan stroke yang sangat mirip [dengan mereka yang berolahraga setiap hari],” ujar penulis utama studi Shaan Khurshid dari Harvard Medical School.

Berdasarkan pedoman yang diakui secara internasional, orang dewasa membutuhkan setidaknya 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang per minggu.

“Jika Anda dapat mencapai tingkat yang direkomendasikan selama 1-2 hari dalam seminggu, maka temuan kami menunjukkan bahwa Anda mendapatkan manfaat yang sama dengan orang yang berolahraga setiap hari,” ujar Khurshid.

Namun demikian penelitian ini masih memiliki keterbatasan. Salah satunya adalah segmen populasi yang merupakan orang berkulit putih. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memvalidasi hasil tersebut.

Tinggalkan Balasan