Abdullah Hehamahua Bakal Laporkan Bobroknya Pemilu ke Komnas HAM

Jakarta, KabarBerita.id — Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua akan mengadukan sejumlah persoalan terkait Pemilu ke Komnas HAM, mulai peristiwa meninggalnya sejumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sepanjang Pemilu 2019 dan dugaan penganiayaan dalam kerusuhan 21-22 Mei.

Abdullah akan mengutus dua orang perwakilan untuk mengadukan hal itu ke Komnas HAM, karena dia sedang berada di luar kota.

“Jadi, bada Jumat. Ustaz Asep Syarifudin dan Bernard Abdul Jabbar,” ujar Abdullah, Jumat (28/6).

Asep Syarifudin merupakan Wakil Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212. Sementara Bernard Abdul Jabbar bertindak sebagai sekretaris PA 212. Di samping keduanya, Abdullah menegaskan pelaporan akan didampingi kuasa hukum atas nama Ahmad Yani. Abdullah mengakui saat ini tengah berada perjalanan menuju Palembang, Sumatra Selatan untuk keperluan pengujian mahasiswa di salah satu kampus.

Dalam aduannya tersebut, Abdullah meminta Komnas HAM membentuk tim investigasi independen atas sejumlah kasus yang ia laporkan. Abdullah berharap Komnas HAM menindaklanjuti pelaporan tersebut.

Sementara itu, Komnas HAM memastikan akan menerima pengaduan utusan Abdullah Hehamahua siang nanti.

“Kalau datang ya kami terima. Siapapun kan boleh datang ke Komnas HAM. kan rumah bagi rakyat untuk menyampaikan aspirasinya,” kata Komisioner Komnas HAM, Amiruddin saat dikonfirmasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here