Waspadai Gejala Usus Buntu

  • Bagikan
Gejala usus buntu

Jakarta, KabarBerita.id — Apendisitis atau usus buntu merupakan kondisi saat kantung dari usus besar mengalami peradangan.

Peradangan akan muncul ketika usus buntu mengalami penyumbatan. Hal tersebut dikarenakan adanya bakteri yang berkembangbiak secara pesat sehingga membuat iritasi dan usus menjadi bengkak.

Jika tidak cepat ditangani maka peradangan tersebut akan pecah sehingga bakteri berbahaya akan terlepas dan menyerang ke sejumlah organ di dalam perut.

Pada umumnya pecahnya usus buntu akan ditandai dengan beberapa gejala sebagai peringatan awal antara lain, merasakan sakit perut, mual, muntah, demam ringan, kehilangan selera makan, hingga sembelit.

Biasanya sakit perut yang akan dialami ialah berupa rasa nyeri dan kram di bagian perut. Hal tersebut dikarenakan usus buntu sudah mengalami pembengkakan dan peradangan sehingga mengiritasi lapisan dinding perut. Namun terkadang bisa terjadi dan terasa di bagian panggul.

Selain itu, pecahnya usus buntu akan mengakibatkan infeksi yang ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh atau demam antara 37-38 Celcius dan adanya peningkatan detak jantung.

Dilansir dari Healthline, usus buntu akan pecah 48 hingga 72 jam setelah munculnya gejala. Walaupun tidak semua orang akan mengalami gejala demikian tapi penting bagi kita untuk langsung memeriksakan diri ke dokter apabila merasakan hal tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan