Wagub DKI Pastikan Kapasitas RS untuk Covid-19 Cukup

Ilustrasi - Ruang pasien COVID-19 di Rumah Sakit Pertamina Jaya.

Jakarta, KabarBerita.id — Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 masih mencukupi. Namun, ia mengakui ada peningkatan jumlah pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit.

“Tidak overload. Kapasitas (tempat tidur) kami lebih dari cukup. Memang ada peningkatan dari 45 menjadi 55 persen,” kata Riza saat dikonfirmasi, Rabu (12/8).

Jakarta saat ini memiliki 59 rumah sakit rujukan, dengan kapasitas 4.556 tempat tidur, dan 659 ICU yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

Riza memastikan bahwa dengan kapasitas tempat tidur di rumah sakit saat ini, pasien positif Covid tidak akan ada yang terbengkalai.

Politikus Partai Gerindra itu juga sebelumnya menyatakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di Jakarta akan kembali diperpanjang. Kamis (13/8) merupakan hari terakhir pelaksanaan PSBB transisi di Jakarta.

Rencana perpanjangan PSBB transisi ini dilatarbelakangi dengan masih tingginya angka kasus positif virus corona di Ibu Kota. Tercatat, hingga Selasa (11/8), jumlah kasus positif sudah mencapai 26.664 kasus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.784 berstatus kasus aktif atau masih dalam perawatan di rumah sakit atau menjalani isolasi mandiri.

Kemudian, dari jumlah total kasus positif, sebanyak 16.927 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 953 orang meninggal dunia.

Kementerian Kesehatan RI sebelumnya juga memastikan RS di Indonesia masih mampu untuk menampung pasien Covid-19. Tempat tidur yang dipakai hanya 45,25 persen.

Pemerintah pusat telah menetapkan 839 rumah sakit rujukan Covid-19. Terdiri dari 132 RS rujukan Covid-19 yang telah ditetapkan Kemenkes dan 707 rumah sakit yang ditetapkan melalui SK Pemerintah Daerah.

Dari jumlah tersebut, total tempat tidur yang dimanfaatkan untuk pasien Covid-19 sejumlah 188.510 tempat tidur dan 23.519 tempat tidur isolasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here