Tunda Lakukan Ini Setelah Vaksinasi Covid-19

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — Perempuan yang sudah memasuki usia 40-50 tahun memang disarankan untuk menjalani pemeriksaan mammografi rutin setiap 1-2 tahun. Akan tetapi, perempuan yang baru saja menerima vaksin Covid-19 dianjurkan untuk menunda rencana pemeriksaan mammografi. Mengapa?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), rencana pemeriksaan mammografi perlu ditunda minimal empat pekan setelah perempuan menerima dosis final vaksin Covid-19. Penundaan ini penting dilakukan karena pemberian vaksin Covid-19 dapat menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening di ketiak pada sisi lengan yang menerima suntikan.

Pembengkakan tersebut sebenarnya merupakan hal yang normal. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tubuh sedang membangun perlindungan terhadap Covid-19. Akan tetapi, pembengkakan yang terjadi pascavaksinasi ini dapat disalahpahami sebagai kanker pada payudara dalam pemeriksaan mammografi. Hal tersebut akan meningkatkan risiko munculnya hasil positif palsu.

“Merupakan hal yang mungkin bila pembengkakan ini dapat menyebabkan kesalahan pembacaan pada mammogram,” ungkap CDC, seperti dilansir BestLife.

Pembengkakan pada kelenjar getah bening tak hanya bisa terjadi setelah pemberian vaksin Covid-19. Vaksin flu, polio, hepatitis, tetanus dan vaksin-vaksin lain juga dapat memunculkan efek samping berpa pembengkakan di kelenjar getah bening.

Dalam uji klinis untuk vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna, efek samping berupa pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak juga umum ditemukan pada laki-laki dan perempuan. Diperkirakan ada sekitar 6 persen individu penerima vaksin Covid-19 Moderna yang mengalami pembengkakan ini setelah menerima dosis pertama. Pada pemberian dosis kedua, terdapat sekitar 8 persen individu yang mengalami kondisi tersebut.

Usia tampaknya turut mempengaruhi kecenderungan seseorang untuk mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak setelah menerima vaksin Covid-19. Menurut studi, individu berusia di bawah 64 tahun memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk mengalami pembengkakan ini setelah vaksinasi dibandingkan individu berusia 65 tahun ke atas.

Pemeriksaan mammografi bermanfaat dalam skrining kanker payudara pada perempuan. Melalui pemeriksaan mammografi yang rutin, keberadaan kanker payudara bisa terdeteksi dengan lebih dini sehingga hasil pengobatan diharapkan menjadi lebih baik.

Diperkirakan ada satu dari delapan perempuan yang mengalami kanker payudara semasa hidup. Namun, kurang dari 0,5 persen pasien kanker payudara yang memiliki pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan