Tingginya Kasus Corona di Malaysia, Pemerintah Rencanakan Larangan Mudik Lebaran

  • Bagikan
kasus Covid-19 di Malaysia masih tinggi

Jakarta, KabarBerita.id — Adham Baba, Menteri Kesehatan Malaysia menyatakan usulannya terkait larangan mudik lebaran Idul Fitri bagi warga negara Malaysia karena adanya lonjakan infeksi corona yang mencapai rekor tertinggi di lima pekan terakhir.

Dikutip dari kantor berita Bernama,Adham menuturkan,dengan masih adanya peningkatan kasus harian,maka perjalanan antar negara perlu dilakukan penundaan.

Berbagai upaya pencegahan penularan covid-19 telah diupayakan oleh Malaysia seperti menerapkan pembatasan pergerakan hingga Lockdown.

Akan tetapi,sejak dikeluarkannya program vaksinasi Corona yang dimulai Februari lalu, Malaysia secara bertahap melonggarkan pembatasan pergerakan.Hal tersebut mengakibatkan lonjakan kasus Corona di beberapa pekan terakhir.

Jumlah kasus harian tertinggi tercatat sejak tanggal 5 Maret, dengan adanya 2.148 kasus Corona dalam sehari di Malaysia. Lonjakan tersebut terjadi,ketika Malaysia tengah mendeteksi varian virus covid-19 baru yang dianggap lebih menular yang berasal dari negara Inggris.

Hisham Abdullah, Direktur Jenderal Kesehatan Kemenkes Malaysia, menyatakan bahwa kini pihaknya tengah mengidentifikasi dua kasus corona dengan varian baru yang berasal dari Inggris yang dikenal dengan nama B.1.1.7.

Penemuan tersebut terjadi setelah ditemukannya 2 warga Malaysia yang baru pulang dari Polandia pada bulan Maret lalu. Sejauh ini terdapat total 5 kasus Corona varian Inggris yang ditemukan di Malaysia.

Hingga saat ini tercatat kasus Corona di Malaysia berjumlah 1.363 kematian dengan total 367.977 kasus.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan