Terkait Pembubaran Acara KAMI di Surabaya, Mardani: Semua Berhak Menyuarakan Aspirasi

Jakarta, KabarBerita.id — Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera, merespon penghadangan yang dilakukan terhadap mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, saat acara silaturahmi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya, Jawa Timur.

Menurut Anggota Komisi II ini, apa yang menimpa mantan Panglima TNI tersebut tidak selayaknya terjadi, karena bukan budaya baik saling hadang menghadang.

“Negara kita ini kan demokrastis, jadi semua harusnya diberikan wadah dan peluang utk menyampaikan aspirasi dan pendapatnya,” ujar Wakil Ketua BKSAP DPR RI ini.

Mardani menambahkan selama para panitia dan peserta menerapkan protokol kesehatan.

“Selama ikut protokol Covid19, Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) punya hak hidup dan menyampaikan pendapat. Seperti juga organisasi yang lain,” tegas Mardani.

Sebelumnya, Acara silaturahmi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya gagal dilaksanakan. Sebab, acara yang ternyata digelar di dua tempat tersebut, diadang oleh sejumlah massa.

Dalam undangan yang beredar, acara KAMI harusnya digelar di Gedung Juang 45 Jalan Mayjend Sungkono Surabaya. Namun ternyata, acara KAMI juga digelar di sebuah tempat di Jalan Jambangan Kebon Agung No 76, Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here