Terapkan PPKM mikro secara terpadu, kasus Covid 19 di Kab. Sukabumi menurun

  • Bagikan

Sukabumi, KabarBerita.id — Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto mengatakan, perkembangan pelaksanaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro berhasil menekan penurunan laju kasus covid 19 di 123 Kota/Kabupaten, walaupun kebijakan tersebut baru berjalan sekitar sepekan. Hal itu diungkapkannya pada rapat koordinasi terbatas terkait perkembangan pelaksanaan PPKM mikro, Selasa (16/2/2021). “Akan kami dorong dan evaluasi PPKM mikro ini. Bahkan, bisa kami lanjutkan pelaksanaannya,” ujar Airlangga

Keberhasilan PPKM mikro ini, disebabkan adanya penguatan hingga di tingkat RT/RW. Bahkan, sistem zonasi kasus covid 19 pun dilakukan di tingkat RT/RW. “Penetapan zonasi ini, harus di data oleh masing masing daerah dan harus terintegrasi,” ucapnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tito Karnavian mengatakan, penerapan PPKM mikro ini harus konsisten dan terus disempurnakan. Selain itu, dari sisi manajemen pelaporan hasilnya pun harus benar dan sesuai tingkatan. “Perlu adanya peningkatan aturan juga. Dari peraturan kepala daerah dinaikan menjadi Perda. Lewat Perda, aturannya bisa mengikat dan ada efek hukumnya,” ungkapnya.

Dalam meningkatkan keberhasilan PPKM mikro ini, perlu adanya evaluasi dan monitoring. Maka dari itu, perlu adanya arahan Kepala Daerah.

Selain itu, Mendagri meminta adanya koordinasi di setiap daerah dengan semua stakeholder. Khususnya yang berpotensi menimbulkan kerumunan. “Misalnya, koordinasi dengan pemilik area wisata. Sehingga, kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan bisa ditingkatkan dan covid 19 bisa ditekan,” paparnya.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami yang mengikuti rakor tersebut secara virtual dari pendopo Sukabumi, mengatakan bahwa Kabupaten Sukabumi terus mengikuti setiap arahan dan kebijakan pusat. Hasilnya
pasca penerapan PPKM mikro, kasus covid 19 di wilayahnya menurun. “Termasuk anjuran meningkatkan dari Peraturan Kepala Daerah ke Perda, kita mencoba melaksanakan juga. Kita sudah menginstruksikan agar berkoordinasi dengan legislatif terkait pembahasan Perda tersebut” terangnya.

H. Marwan berharap, masyarakat bisa lebih mengerti bahaya covid 19. Dan turut berperan aktif dalam penanggulangannya. “Semoga masyarakat bisa berperan aktif. Sehingga, covid 19 cepat hilang,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *