Survei Google, Orang Tunda Beli Mobil Saat Pandemi

Photo : VIVA.co.id/Pius Mali Penjualan mobil bekas

Jakarta, KabarBerita.id — Sebagian besar responden dalam survei yang dilakukan Google Indonesia disimpulkan tidak mau membeli mobil semasa pandemi virus corona (Covid-19). Hal ini merupakan salah satu poin yang didapat Google Indonesia dalam penelitian terkait sektor otomotif semasa pandemi.

Survei itu dilakukan pada April hingga Juli secara online pada 1.000 orang per bulan. Karakteristik responden yaitu 59 persen pria dan 41 persen wanita serta 64 persen berada di Pulau Jawa dan 34 persen di luar Pulau Jawa

Hasil survei ‘kapan rencana membeli mobil?’ menyatakan sebesar 38 persen responden mengatakan ‘tidak tahu kapan’ akan membeli mobil, sementara 29 persen lainnya menyebut ‘menunggu sampai situasi membaik’.

“Banyak yang bilang kalau mereka itu masih mau menunggu sampai situasinya itu membaik dan 38 persen mereka belum tau kapan mau belinya, cuma [mereka] berencana mau membeli mobil. Dua data poin ini sebenarnya menggambarkan ada penundaan pembelian,” kata Yudistira Adi N Industri Manager Automotive Google Indonesia dalam diskusi online, Jumat (14/8).

Penundaan itu juga didukung kesimpulan hasil survei lainnya terkait pengaruh pandemi pada pendapatan pribadi. Sebanyak 25,8 persen menyebut pendapatannya berkurang signifikan, 31,7 persen berkurang sedikit, sementara sisanya mengatakan tidak ada perbedaan dan ada yang justru meningkat.

Penjualan mobil di Indonesia mulai terekam terpukul sejak April menjadi 8.000-an unit atau anjlok 90 persen ketimbang Maret. Pada Mei penjualan semakin jatuh ke angka 3.551 unit.

Meski begitu pemulihan mulai terlihat pada Juni sebab penjualan naik menjadi 12.626 unit dan Juli 25.283 unit. Walau berangsur naik penjualan itu masih jauh dari rata-rata pencapaian penjualan bulanan sekitar 80 ribu unit pada 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here