Shi Tae-yong : Wasit Berpengaruh Pada Performa Timnas Indonesia

Shin Tae-yong

Jakarta, KabarBerita.id — Pukulan telak bagi pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong karena mengalami kekalahan telak 4-0 dalam pertandingan lanjutan Grup G babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Maktoum Bin Rashid Al Maktoum, Selasa (8/6).

Tren hasil baik gagal dilanjutkan timnas Indonesai setelah sebelumnya berhasil menahan imbang Thailand 2-2. Tae-yong mengakui terkejut karena hasil buruk ini.

Sebelumnya, kepercayaan anak asuhnya begitu tinggi setelah pertandingan melawan Thailand, dan hasilnya skor masih sama kuat menutup babak pertama.

“Kami mengalami kekalahan dan tidak menyangka hasilnya akan seperti ini. Kami kalah tapi sudah bermain 100 persen. Selamat untuk Park Hang-seo dan timnya,” kata Tae-yong.

“Saya memperkirakan kedua tim memiliki peluang sama sebelum pertandingan. Saya masih yakin pada babak kedua dimulai. Tapi perubahan drasti terjadi, saya belum pernah melihat seperti itu selama menangani Korea Selatan pada Piala Dunia.”

Gol pertama Vietnam dianggap Tae-yong merubah permainan. Sebelum gol terjadi, bola sempat menyentuh tangan striker Vietnam. Namun wasit tidak melihatnya sebagai handball.

“Gol pertama karena kegagalan dalam mengantisipasi long pass Vietnam. Tapi sebelum terjadi gol, bola menyentuh tangan pemain Vietnam,” katanya.

“Beberapa menit setelah itu pemain kami terjatuh ketika memperebutkan bola, wasit yang berdiri didekat kejadian tidak menganggapnya sebagai pelanggaran. Wasit telah mempengaruhi ritme Indonesia, merubahnya menjadi hal yang tidak kami inginkan.”

Media Vietnam menyebut permainan Indonesia kasar dan berbahaya. Tae-yong menyatakan tak pernah memberikan instruksi seperti itu. “Kami tidak memberi instruksi seperti itu, namun kadang pemain sangat bersemangat. Final SEA Games 2019 Indonesia kalah dan pemain tidak menginginkan hal itu terjadi lagi,” kata Tae-yong.

“Bisa jadi itu sebabnya, pemain masuk kelapangan dengan determinasi tinggi. Permainan menjadi instens daripada sebelumnya. Saya berpikir semangat juang itu bagus.”

Tinggalkan Balasan