Sengkarut Internal, Sejumlah Caleg PKB Surabaya Kembalikan KTA

Surabaya, KabarBerita.id — Sejumlah kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya mundur dari pendaftaran calon anggota legislatif menyusul adanya pergantian kepemimpinan di PKB Surabaya.

Bahkan ada yang kembalikan KTA (Kartu Tanda Anggota) PKB, kata mantan Ketua DPC PKB Surabaya Syamsul Arifin di Surabaya, Selasa.

Menurut dia, banyak kader PKB yang sampai saat ini meragukan kepengurusan baru DPC PKB Surabaya dalam kepemimpinan Musyafak Rouf.

Apalagi, kata dia, Musyafak Rouf merupakan bekas narapidana atas kasus gratifikasi jasa pungut (japung) pajak daerah senilai Rp720 pada saat menjadi Ketua DPRD Surabaya periode lalu.

“Siapa yang mau nyaleg di partai yang dipimpin mantan napi koruptor. Yang masih mau nyacaleg di PKB Surabaya silahkan, tapi jangan menyesal,” katanya.

Selain itu, dia masih menilai adanya sejumlah kejanggalan terkait Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC PKB Surabaya bernomor 26348/DPP-03/VI/A.1/V2018 yang menunjuk Musyafak Rouf sebagai ketuanya.

Apalagi, kata dia, masa berlaku dari SK tersebut hanya 1,5 tahun atau berakhir pada 2019 pada kepengurusan itu normalnya harus dilalui selama 5 tahun.

Belum lagi, kata dia, Musyafak berkomentar di sejumlah media bahwa pembentukan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB Surabaya pada masa kepemimpinannya tanpa adanya usulan DPC.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here