Ricuh Babarsari, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

  • Bagikan

Yogyakarta, KabarBerita.id — Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta telah menetapkan dua orang berinisial AL alias L dan R sebagai tersangka kasus penyerangan terhadap 3 orang di Jambusari, Condongcatur, Depok, Sleman, Sabtu (2/7).

Kasus ini menjadi salah satu pemicu kerusuhan di daerah Babarsari, Caturtunggal, dua hari berikutnya.

Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan AL alias L untuk segera melaporkannya ke kepolisian. Dia juga meminta kepada semua pihak untuk tak menghambat upaya penyidikan dengan cara menyembunyikan tersangka.

Ade menjelaskan penetapan status buron dikarenakan tersangka tidak ditemukan setelah dilakukan upaya paksa berupa penangkapan dan penggeledahan di alamat tinggal keluarga AL alias L. Hal ini menurutnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

AL alias L dan R menjadi tersangka dugaan kasus kekerasan secara bersama-sama di muka umum terhadap orang dan pelanggaran undang-undang darurat Nomor 12 Tahun 1951 sebagaimana dilaporkan oleh sosok berinisial L.

Keduanya diduga bertanggung jawab atas penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap tiga orang di daerah Jambusari, Sabtu (2/7) pagi.

Seperti diketahui, peristiwa penyerangan di Jambusari menjadi salah satu pemicu pertikaian dua kelompok di sebuah tempat karaoke daerah Babarsari, Sabtu (2/7) dini hari lalu. Bentrok itu melibatkan dua sosok berinisial L dan K dari masing-masing kubu.

Ade menyebut hingga kini pihaknya masih mendalami kasus di tempat karaoke tersebut.

Polda DIY membeberkan kericuhan di Babarsari dipicu ketidakpuasan suatu kelompok lain atas penanganan perkara kasus penyerangan di Jambusari.

Polda pada Rabu pagi ini juga telah mempertemukan para tetua atau sesepuh dari tiga kelompok terkait rangkaian peristiwa ini. Mereka sepakat untuk menjaga kondusivitas di DIY dan menyerahkan proses penanganan perkara kepada kepolisian.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan