Punggung dan Leher Sakit Saat WFH. Ini Penyebabnya

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — Pekerja yang masih bekerja dari rumah (work from home/WFH), sering kali merasakan sakit di bagian belakang punggung yang menjalar hingga ke leher.

Hal ini terjadi karena terlalu sering menunduk yang menyebabkan punggung dan leher harus bekerja ekstra untuk menahan beban tubuh.

Didik Librianto, Dokter Spesialis Bedah Ortopedi, sekaligus Konsultan Tulang Belakang di Rumah Sakit Pondok Indah mengatakan, “Tulang bagian belakang terutama leher adalah tulang yang sangat fleksibel sehingga rentan mengalami cedera. Saat WFH, postur tubuh biasanya tidak teratur. Posisi duduk miring, bahkan sambil tiduran menyebabkan leher dan tulang belakang harus bekerja dengan beban yang berat.”

Tulang punggung berfungsi menopang, dan melindungi saraf yang dibantu oleh otot, saraf dan pembuluh darah di leher dan punggung. Keduanya akan mengalami cedera jika menopang beban terlalu berat.

Gangguan postur, penuaan, kelainan bawaan, cedera, infeksi hingga tumor merupakan masalah pada tulang punggung dan leher bagian belakang. Saat masalah tersebut muncul, leher akan terasa pegal dan kaku.

Sakit punggung hingga leher yang dialami saat WFH terjadi karena posisi tubuh tidak sesuai dengan aturan ergonomi. Ergonomi ini dirancang agar kita bisa bekerja secara aman, nyaman, sehat, efektif dan efisien.

Ergonomi saat bekerja yang harus dilakukan antara lain :

1. Pengaturan kursi dan meja kerja
Didik mengatakan, “Saat bekerja sandaran punggung harus pas dengan lekukan bawah punggung. Paha sejajar dengan lantai, sandaran tangan di bawah tinggi siku, dan lengan di samping badan. Kaki juga harus berpijak di lantai atau sandaran kaki di bawah meja dengan nyaman.”

2. Mengatur posisi keyboard
Keyboard atau papan ketik baiknya juga memiliki penyangga lengan yang tingginya sama dengan spasi.

3. Monitor
Layar monitor harus tegak lurus dengan sumber cahaya agar tidak silau dan sesuaikan posisi layar setinggi mata.

4. Situasi kerja di rumah
Untuk menghilangkan kebosanan saat bekerja di rumah, sesekali dilakukan sambil tiduran atau melakukan posisi senyaman Anda memang tidak apa-apa. Namun sebaiknya terapkanlah sistem working situation, yaitu menyediakan meja dan kursi yang nyaman untuk bekerja.

5. Sempatkan istirahat
Beristirahat di sela waktu bekerja memang diperlukan. Maksimal harus istirahat dari depan layar setelah 45 hingga 60 menit bekerja. Istirahat cukup selama 10 menit, kemudian lakukan peregangan badan. Setelah itu lanjutkan lagi aktivitas pekerjaan Anda.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan