PSSI: Polisi Tahu Tak Boleh Ada Gas Air Mata di Stadion

  • Bagikan

Malang, KabarBerita.id — Ketua Komite Wasit PSSI, Achmad Riyadh mengatakan bahwa polisi telah mengetahui adanya larangan untuk membawa gas air mata dalam pengamanan pertandingan di tragedi Kanjuruhan.

Mengenai gas air mata tersebut nantinya akan ada investigasi di bidang keamanan sedangkan untuk komite wasit PSSI hanya menyangkut pelaksanaan pertandingan.

Ketua Komite Disiplin PSSI, Erwin Tobing juga membenarkan bahwa panitia pelaksana pertandingan telah mensosialisasi kan terkait gas air mata terhadap polisi. Namun hanya saja polisi disebut memiliki aturan sendiri dalam tata cara pengamanan.

Karenanya persoalan gas air mata ini menjadi salah satu perhatian PSSI. Dengan kejadian ini PSSI bersama dengan Polri akan merumuskan suatu metode pengamanan yang tepat untuk pertandingan sepak bola di Indonesia.

Penggunaan gas air mata di stadion Kanjuruhan telah menjadi Sorotan karena jatuhnnya ratusan korban meninggal dunia dalam pertandingan Arema melawan Persebaya. Hal tersebut karena salah satunya ada tembakan gas air mata ke Tribun penonton.

Hal tersebut kemudian membuat penonton panik lalu berdasarkan ingin keluar stadion. dalam situasi tersebut ruang udara telah terkontaminasi gas air mata sehingga para penonton merasakan sesak dalam bernafas.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *