PPKM Mikro Salatiga Diapresiasi Kapolda Jateng

  • Bagikan

Salatiga, KabarBerita.id — Pelaksanaan PPKM Mikro di Kota Salatiga mendapat apresiasi dari Kapolda Jawa Tengah, Ahmad Luthfi atas kesiapsiagaan dan kerja sama yang baik sampai tingkat RT/RW dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Saya bersama Pangdam dan jajaran Polda Jateng, Kodam datang ke Salatiga untuk melihat dan croscek sejauh mana pelaksanaan PPKM Mikro selama dua minggu ini. Tahapan protokol kesehatan sudah dilaksanakan dengan baik. Di Salatiga sangat sempurna sekali dimana ada unit kecil lengkap di setiap kelurahan,” kata Kapolda Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat memberikan bantuan Masker di wilayah Kelurahan Kutowinangun Lor, Kota Salatiga.

Ditambahkan, bahwa di setiap kelurahan sudah terdapat posko dan didalamnya ada pos kesehatan, ada babinsa, ada babinkamtibmas dan beberapa komponen lainnya telah melakukan tracking dan testing termasuk tempat isolasi sudah disiapkan.

“Ini artinya running PPKM skala Mikro di Salatiga selama dua pekan sangat sempurna sekali , terbukti untuk wilayah Salatiga angka terkomfirmasi positif turun dari angka 107 menjadi 83 orang. Diharapkan akhir PPKM Kota Salatiga bisa zero dan berzona hijau,”tambah Ahmad Luthfi

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto juga berterima kasih atas kerja sama yang baik dari semua pihak, karena bisa menjadi kekuatan yang strategis dalam upaya untuk bersama-sama mewujudkan pelaksanaan PPKM Mikro di wilayah Salatiga.

“Keikutsertaan masyarakat harus kuat, protokol kesehatan terus dilaksanakan. Dari awal pandemi kita telah siapkan sampai tingkah bawah RT/RW dengan menyiapkan jogo tonggo, gugus tugas tingkat RW/RT. Alhamdulilah PPKM Mikro berjalan dengan baik dan ini harus kita tingkatkan terus,” jelas Yuliyanto.

Sementara itu, Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat mengatakan bahwa pihak Polres Salatiga sendiri sudah melaksanakan koordinasi dengan baik sampai tingkat bawah. Di tiap Polsek dan Kelurahan kita pasti siapkan tiga pilar yaitu Babinsa, Babinkamtibmas, dan pihak kelurahan sendiri.

“Kita melakukan hal yang luar biasa atas pelaksanaan PPKM Mikro ini. Kita lakukan dengan kompak dan tiap Unit Kecil Lapangan (UKL) memahami apa yang menjadi tugasnya. Sehingga dalam kurun waktu satu minggu, kita berhasil menurunkan angka terkonfirmasi positif dari 107 mejadi 83 orang, “unggap Rahmad

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *