Polisi Minta Warga Ilaga Tak Tinggalkan Kota Pasca Serangan KKB

  • Bagikan
ilustrasi tembak

Jakarta, KabarBerita.id — Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Mathius D Fakhiri mengimbau seluruh warga Kota Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua supaya tidak meninggalkan kota usai insiden penembakan yang terjadi terhadap tukang ojek bernama Udin (41) yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Legakak Telenggen.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Ilaga agar membatasi aktivitas diluar dan tidak keluar dari Kota Ilaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Mathius kepada wartawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/4).

Pada beberapa hari terakhir telah terjadi sejumlah aksi penyerangan oleh KKB di wilayah Puncak. KKB diduga menembak dua orang guru dan membakar tiga sekolah pada pekan lalu.

Rentetan aksi penyerangan pun berlanjut pada Selasa (13/4), KKB disebut polisi mengeluarkan tembakan dan membakar rumah warga, termasuk salah satunya rumah anggota DPRD Puncak berinisial MM.

Terakhir, KKB diduga menembak tukang ojek pada Rabu (14/4) siang kemarin. Polisi menerangkan, disebutkan bahwa korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Ilaga sekitar pukul 14.19 WIT.

“Pukul 14.35 WIT, korban dari Puskesmas Ilaga selanjutnya dilakukan Visum Et Repertum,” jelasnya.

Polisi menjelaskan, Korban sedang dalam perjalanan pulang menuju Kota Ilaga setelah mengantar penumpangnya dari pedalaman.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap kelompok yang melakukan sejumlah aksi penyerangan di wilayah Puncak, Papua dalam beberapa hari terakhir.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan