Penyerangnya Hanya Dituntut 1 Tahun Bui, Novel: Selamat Pak Jokowi!

Jakarta, KabarBerita.id — Penyidik KPK Novel Baswedan bereaksi atas tuntutan jaksa kasus penyerangan terhadap dirinya dengan tuntutan hukuman 1 tahun penjara.

Dalam akun twitternya, @nazaqistsha Novel menyebut persidangan terhadap perkara penyiraman air keras kepadanya hanya sebuah formalitas belaka. Novel menyebut, dugaannya tersebut didasari dari persepsi yang ingin dibentuk dan pelaku yang dituntut hukuman ringan.

Jaksa Penuntut Umum hanya menuntut 1 tahun penjara bagi pelaku penyerangan Novel Baswedan karena menurut jaksa pelaku tidak sengaja melukai Novel.

Novel pun mempertanyakan deskripsi sengaja dan tidak sengaja tersebut.

“Pengertian sengaja adalah pelajaran dasar hukum pembuktian. Kalau penegak hukum nggak paham, barangkali ada mahasiswa hukum yang berkenan mengajari? itulah pentingnya intelektualitas bergandengan dengan moral,” cuit Novel dalam akun twitternya.

Ia pun menyentil Presiden Joko Widodo. Novel nampak menumpahkan kekecewaannya karena setiap hari bekerja memberantas mafia hukum tetapi justru jadi korban praktik kejahatan.

“Sehari-hari bertugas memberantas mafia hukum dengan UU Tipikor, tetapi jadi korban praktik lucu begini. Lebih rendah dari orang menghina. Pak Jokowi, selamat atas prestasi aparat bapa, mengagumkan,” papar dia.

Novel pun menyebut semua hal terjadi padanya akan mendapatkan pertanggung jawaban, termasuk pada diri Presiden Joko Widodo.

“Melihat kebusukan semua yang mereka lakukan rasanya ingin katakan TERSERAH. Tapi yang mereka lakukan ini akan jadi beban diri mereka sendiri, karena semua akan dipertanggungjawabkan, termasuk Pak Jokowi yang membiarkan aparatnya berbuat seperti ini, prestasi?” urainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here