Pemkot Depok Siapkan Konsep Penertiban Trotoar Cegah Parkir Sembarangan

Depok, KabarBerita.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok saat ini sedang membuat draft konsep untuk menangani penertiban trotoar yang selama ini kerap dijadikan area parkir. Terutama, trotoar yang berada di sepanjang Jalan Margonda Raya.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, awal tahun ini, Pemkot Depok telah pembuatan draft konsep penertiban trotoar. Rencananya, pada minggu ini draft tersebut akan dilakukan pembahasan.

“Draftnya sedang dikonsep,” ucap Kiai Idris, sapaannya, kemarin (10/01/23).

Dikatakannya, pada konsep tersebut berisikan penanganan penertiban menjaga trotoar tetap terpelihara dengan baik, khususnya pengendara motor dan mobil. Selain itu, terdapat mekanisme yang harus ditaati kepada pemilik toko yang berada di trotoar jalan.

“Mereka harus menaati garis sempadan bangunan,” jelas Kiai Idris, sapaannya.

Dengan adanya konsep itu, ujar Kiai Idris, Pemkot Depok akan menertibkan para pelanggar yang tidak mengindahkan garis sempadan bangunan atau trotoar jalan. Hal itu dilakukan agar tidak ada lagi bangunan yang menggunakan trotoar.

“Akan kita lakukan tindakan penertiban, sebab kalau nggak begitu gak berjalan,” katanya.

Dirinya menuturkan, sebagai solusi untuk mencegah trotoar dijadikan lahan parkir, Pemkot Depok akan membuat lahan parkir. Nantinya di sejumlah titik jalan Margonda akan disediakan kantong parkir kendaraan.

“Solusi yang kedua, kita akan membuat tempat kantong parkir di Margonda,”tambahnya.

Lebih lanjut, ucap Kiai Idris, ke depan Pemkot Depok akan mengajak pemilik lahan di sekitar Jalan Margonda untuk bekerja sama menyediakan lahan parkir. Hal itu dinilai lebih efektif dibandingkan dengan membeli lahan untuk dijadikan lokasi parkir kendaraan.

Kiai Idris menambahkan, kini pihaknya sedang melakukan penghitungan terkait lahan parkir di Jalan Margonda Raya. Setelah penghitungan, akan segera dilakukan paparan terkait rencana tersebut.

“Tau sendiri kan harganya sekian (harga lahan) Margonda, tapi kita akan bekerja sama dengan para pemilik tanah di situ. Saat ini sedang dihitung semuanya, Insya Allah pekan ini saya minta,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan