Pemkab Magelang Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Sekitar Ponpes At Taqwa Al Islamiy

  • Bagikan

Magelang, KabarBerita.id — Bupati Magelang yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Magelang, Asfuri Muhsis didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang Suharno, beserta jajaran Forkompimcam Kecamatan Borobudur menghadiri dan menyerahkan bantuan sembako secara simbolis pada kegiatan Bakti Sosial di Pondok Pesantren At Taqwa Al Islamiy di Dusun Kanggan, Desa Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Selasa (30/8/2022).

Asfuri Muhsis menyampaikan, tantangan di masa Pandemi ini telah menuntut banyak perubahan dan penyesuaian pada semua bidang. Maka dari itu perlu adanya kolaborasi dan bahu membahu dalam menangani Pandemi dengan selalu mengingatkan penerapan Protokol kesehatan dan mempercepat vaksinasi sebagai upaya untuk menekan laju penyebaran virus covid-19.

Senada dengan semangat ini, kebutuhan pokok tidak akan pernah lepas dari kehidupan masyarakat, Hal tersebut karena dalam kehidupan sehari-hari masyarakat membutuhkan untuk konsumsi berbagai bahan kebutuhan pokok guna menjamin keberlangsungan hidup.

Ia menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial akan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari utamanya kebutuhan pokok. Maka dari itu Bakti sosial masyarakat ini menjadi satu bentuk Kepedulian dan perhatian yang begitu besar terhadap masyarakat di sekitar pondok.

ia berharap adanya langkah dan upaya ini bisa memberikan kontribusi yang baik dan positif dalam rangka mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Magelang, khususnya masyarakat di sekitar Pondok Pesantren At-Taqwa Al Islamiy.

Sementara itu wakil ketua DPRD Kabupaten Magelang, Suharno menyampaikan kegiatan berbagi ini telah menunjukkan Kepedulian kepada masyarakat dan kepekaan terhadap lingkungan serta tetangga yang dapat menjadi contoh untuk membangun satu persatuan.

Suharno berharap bakti sosial ini tidak hanya dilaksanakan pada hari ini akan tetapi ber Kesinambungan dari tahun ke tahun. Bisa lebih berkembang tidak hanya sekedar panti sosial namun kegiatan yang lain yang diperlukan untuk masyarakat di lingkungan pondok pesantren tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *