Nakes Iran Enggan Disuntik Vaksin Corona Rusia

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — Tenaga kesehatan di Iran menyatakan tidak mau disuntik vaksin corona Sputnik V buatan Rusia karena diragukan.
Anggota Satgas Penanganan Covid-19 Iran, Minoo Mohraz, juga mengecam keputusan para pejabat yang membeli vaksin Sputnik V dari Rusia.

“Saya, sebagai ahli kesehatan, tidak akan mengambil vaksin Covid-19 Rusia, sebab sejauh ini, kami tak memiliki informasi mengenai itu,” ucap Mohraz seperti dikutip dari Middle East Eye, Jumat (5/2).

“Hanya karena nasib buruk Iran pemerintah akan mengimpor vaksin dari Rusia,” tambahnya.

Setelah Mohraz menolak vaksin Sputnik V, kepala komite kesehatan parlemen Iran mengumumkan dirinya juga tidak akan mau disuntik vaksin buatan Rusia.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, menyatakan pemerintah akan mengimpor dua juta dosis vaksin Sputnik V pada 20 Maret mendatang.

Sementara itu, dalam surat yang ditujukan kepada Presiden Iran, Hassan Rouhani, 98 anggota Dewan Medis Iran yang bertanggung jawab mengenai pendaftaran tenaga kesehatan mendesak pemerintah untuk melakukan penelitian lebih lanjut sebelum membeli vaksin yang tidak disetujui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Permasalahan mengenai impor vaksin corona di Iran dimulai sejak Januari lalu. Saat itu Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, melarang mengimpor semua jenis vaksin dari Amerika Serikat dan Inggris.

Iran merupakan negara yang paling berat terkena dampak Covid-19 di Timur Tengah. Total jumlah kasus yang terkonfirmasi positif lebih dari 1,43 juta dan angka kematian mencapai 58.189 orang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan