Kurang Minum Berpotensi Sebabkan Batu Ginjal

  • Bagikan
Ilustrasi batu ginjal

Jakarta, KabarBerita.id — Orang yang kurang mengonsumsi air putih dapat mengalami dehidrasi. Yang mana dehidrasi merupakan salah satu faktor resiko terkena batu ginjal.

Faktor resiko utama mengalami batu ginjal menurut Urology Care Foundation, ialah saat rendahnya volume urine seseorang terjadi secara konstan.

Beberapa penyebab rendahnya volume urine ialah seperti kurang mengonsumi cairan bagi tubuh, olahraga berat, atau tinggal di daerah yang panas. Hal tersebut dapat berpotensi menyebabkan batu ginjal.

Batu ginjal terjadi karena tidak adanya cukup air dalam melarutkan mineral di dalam urine sehingga mineral mengendap di dalam ginjal. Oleh karena itu kita diwajibkan meningkatkan asupan cairan supaya mineral dalam urine dapat larut.

Rata-rata orang dewasa sehat memerlukan 2 liter atau setara dengan 8 gelas air putih perhari. Sedangkan bagi penderita batu ginjal disarankan untuk minum cukup air putih setidaknya 3 liter supaya dapat menghasilkan setidaknya 2,5 liter urine per harinya.

Kurangnya menjaga asupan cairan dapat meningkatkan pembentukan batu ginjal dalam tubuh. Namun, perlu kita sadari bahwa hal tersebut bukan satu-satunya faktor resiko terkena batu ginjal.

Faktor lain yang dapat meningkatkan resiko munculnya batu ginjal pada seseorang ialah diantaranya seperti tingginya asupan protein hewani, mengonsumsi gula secara berlebihan, diet tinggi garam, mengonsumsi suplemen vitamin C dan D berlebihan, sering makan makanan tinggi purin, serta diet rendah kalsium.

Rendahnya asupan kalsium dalam tubuh dapat mengubah keseimbangan kalsium oksalat yang berpotensi meningkatkan ekskresi oksalat sehingga dapat membentuk batu ginjal oksalat.

Oleh karena itu sebagai orang sehat kita perlu melakukan pencegahan resiko terkena batu ginjal dengan banyak-banyak mengonsumsi air putih, serta memperhatikan faktor-faktor lain tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan