Kuasa Hukum Denny Siregar Ancam Balik Pelapor

Jakarta, KabarBerita.id — Kuasa hukum Denny Sirrgar, Muannas Alaidid, tak yakin proses hukum kliennya yang diduga melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik kepada santri di Tasikmalaya akan dilanjut. Menurut dia, kasus itu sejak awal sudah tidak masuk secara logika hukum.

Ia menjelaskan, Denny hanya membuat pernyataan dengan menampilkan foto anak-anak yang mengikuti aksi demonstrasi. Menurut dia, hal itu ditampilkan karena melibatkan anak-anak dalam aksi demonstrasi melanggar Undang-Undang.

“Bawa anak ke demo itu tak boleh dalam Undang-Undang,” kata dia, Ahad (9/8).

Ihwal pihak pesantren yang membawa pernyataan Denny ke ranah hukum, menurut dia, adalah hal yang lucu. Sebab, seharusnya mereka yang melibatkan anak dalam aksi demonstrasi yang diproses hukum.

Karena itu, Muannas meminta polisi menangkap pembawa anak dalam aksi demonstrasi terlebih dahulu, yang fotonya diunggah kliennya ke media sosial. Pihaknya merasa tak perlu melaporkan kasus itu agar polisi bertindak. Sebab, kasus pelibatan anak dalam demonstrasi bukanlah delik aduan.

“Masa foto (anak-anak dalam aksi demonstrasi) yang jelas ada tindak pidananya itu tak diproses, tapi Denny diproses. Kan aneh,” kata dia.

Saat ini, penanganan kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan penghinaan yang dilakukan Denny Siregar kepada santri dan pesantren di Tasikmalaya telah dilimpahkan dari Polresta Tasikmalaya ke Polda Jawa Barat (Jabar). Kendati demikian, Muannas mengaku belum menerima panggilan dari pihak kepolisian untuk pemeriksaan kliennya.

“Gak ada (panggilan). Gue gak yakin akan diproses karena logika hukumnya bertentangan. Dari awal sudah dibilang, mereka gak ditangkap saja itu sudah bersyukur, malah ingin mempersoalkan kasus ini,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here