KPK Masih Enggan Ambil Alih Kasus Jaksa Pinangki

Jakarta, KabarBerita.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih enggan mengambil alih penanganan kasus dugaan suap dan gratifikasi tersangka jaksa Pinangki Sirna Malasari. Lembaga antikorupsi ini menganggap penyidikan yang sedang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejakgung) masih berjalan di rel yang benar.

Deputi Penindakan KPK Karyoto menilai, penyidikan yang sudah dilakukan jaksa agung muda pidana khusus (JAM Pidsus) di Kejaksaan Agung (Kejakgung) sudah menunjukkan arah maju dalam penanganannya. KPK menjanjikan akan terus mengawasi kasus tersebut sampai proses persidangan sebagai bentuk supervisi.

“Apa yang sudah disampaikan oleh JAM Pidsus, kami (KPK) sangat apresiasi. Sudah sangat bagus dan cepat,” kata Karyoto seusai gelar perkara bersama KPK dan JAM Pidsus di Gedung Bundar Kejakgung, Jakarta, Selasa (8/9).

Karyoto pun memuji profesionalitas tim di JAM Pidsus karena saat gelar perkara bersama tak ada rangkaian penyidikan yang terputus. “Tidak ada hal yang ditutupi, yang tentunya kami juga tetap akan mengawasi perkara ini sampai tuntas di persidangan,” ujar dia.

Kedatangan KPK dalam gelar perkara bersama JAM Pidsus, sebagai wujud supervisi penanganan kasus tersangka jaksa Pinangki. Gelar perkara bersama itu juga melibatkan Bareskrim Polri dan dari pihak Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) serta Komisi Kejaksaan (Komjak).

Karyoto menambahkan, KPK belum melihat adanya prasyarat yang terpenuhi untuk pengambilalihan kasus. “Kami memang sangat memungkinkan untuk mengambil alih perkara ini. Namun, kalau semua berjalan baik dan profesional, kita belum akan melakukan itu,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here