KPK Kecewa Pemerintah Beri Cuti Nazaruddin Sebelum Bebas

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan sikap Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM yang memberi Cuti Menjelang Bebas (CMB) kepada terpidana korupsi proyek Wisma Atlet Hambalang, M. Nazaruddin. KPK menilai pemberian CMB harus selektif ke depannya.

“KPK berharap pihak Ditjen Pemasyarakatan untuk lebih selektif dalam memberikan hak binaan terhadap napi koruptor mengingat dampak dahsyat dari korupsi yang merusak tatanan kehidupan masyarakat,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (17/6).

Diketahui, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM menyebut Nazaruddin dapat bebas dari Lapas Sukamiskin berkat status ketetapan justice collaborator (JC) oleh KPK.

Ali membantah. Dia menjelaskan KPK tidak pernah menerbitkan surat ketetapan Justice Collaborator (JC) untuk terpidana Nazaruddin.Setidaknya terdapat dua surat yang menetapkan JC Nazaruddin, yaitu surat nomor R-2250/55/06/2014 tanggal 09 Juni 2014 dan surat nomor R.2576/55/06/2017 tanggal 21 Juni 2017.

KPK, lanjut Ali, menerbitkan surat kerja sama karena yang bersangkutan sejak proses penyidikan, penuntutan dan persidangan telah mengungkap perkara korupsi dengan terang.

“KPK beberapa kali telah menolak untuk memberikan rekomendasi sebagai persyaratan asimilasi kerja sosial dan pembebasan bersyarat yang diajukan Ditjen PAS Kemenkumham, M. Nazarudin maupun Penasihat Hukumnya yaitu pada sekitar bulan Februari 2018, bulan Oktober 2018 dan bulan Oktober 2019,” kata Ali

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *