KLB Demokrat Sebut Moeldoko Difitnah SBY dan AHY Setelah Ditolak Yasonna

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — Saiful Huda selaku Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika Partai Demokrat kubu Moeldoko, mengatakan bahwa Moeldoko telah difitnah oleh SBY dan AHY karena telah menuduh pemenrintah berada dipihak Moeldoko.
Hal tersebut ia katakan setelah merespons keputusan Yasonna Laoly selaku Menteri Hukum dan HAM, yang telah menolak hasil kongres luar biasa mengenai kepengurusan Demokrat, Deli Serdang, Sumut.

Saiful menegaskan untuk meggunakan cara berpolitik yang cerdas, santun dan bersih. Bukan menggunakan cara liar dan menebar fitnah serta kebohongan kepada masyarakat, Rabu (31/3).

Saiful mengatakan pihaknya juga menghormati keputusan penolakan kepengurusan Demokrat kubu Moeldoko yang dibuat oleh Yasonna. Keputusan itu menandakan tidak adanya intervensi pemerintah soal dualisme dalam internal Partai Demokrat seperti yang belakangan ini dituduhkan.

Saiful juga menjelaskan selama ini yang meminta Moeldoko yang menjadi pemimpin partai adalah para kader senior partai Demokrat. Hal itu bertujuan untuk membenahi parat demokrat yang tidak lagi demokratis.

Ia mengatakan demi menyelamatkan demokrasi Pancasila dari radiklasime, demi menyelamatkan Indonesia emas 2045, Bapak Moeldoko bersedia menerima amanah sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Pilihan ini adalah pilihan Bapak Moeldoko secara pribadi.

Lanjutnya, Saiful memiliki opsi akan menggugat Yasonna atas keputusannya tersebut melalui Peradilan Tata Usaha Negara dan Peradilan Negeri (PTUN). Ia memastikan bahwa Moeldoko akan menaati hukum dan tidak menyalahgunakan jabatan seperti yang dituduhkan selama ini.

Ia menghimbau kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk selalu bersikap tenang, solid, bersatu dan tertib di lingkungan masing-masing.

Sebelumnya, Yasonna telah remi menolak Partai Demokrat hasil KLB, lantaran KLB Deli Serdang tidak sesuai dengan AD/ART tahun 2020 dan sudah diakui oleh Kemenkumham.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan