Kejakgung Tolak Serahkan Jaksa Pinangki, KPK: Silahkan Asal Transparan

  • Bagikan

Jakarta, KabarBerita.id — Kejaksaan Agung (Kejakgung) menolak menyerahkan penyidikan tersangka jaksa Pinangki Sirna Malasari ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK diminta tak mencampuri proses penyidikan Korps Adhyaksa dalam mengungkap dugaan skandal hukum upaya fatwa bebas untuk terpidana korupsi Djoko Sugiarto Tjandra tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menyebut pihaknya juga memiliki kewenangan dalam menangani kasus Jaksa Pinangki Malasari. Menurutnya, Kejaksaan dan KPK memiliki kewenangan yang sama.

“Saya tidak bicara soal kewenangan. It’s ok, sama-sama berwenang,” kata Nawawi, Kamis (27/8).

Nawawi menegaskan, dirinya hanya menyampaikan siapa pihak yang paling pas dalam menangani kasus tersebut agar melahirkan kepercayaan publik. “Saya katakan, siapa yang ‘paling pas’ menangani agar bisa melahirkan public trust,” tutur Nawawi.

Menurut KPK, kepercayaan publik menjadi hal yang sangat penting. “Tapi kalau memang merasa paling berwenang dan mampu melakukannya dengan baik dan transparan, ya silahkan saja. Toh, pada akhirnya, publik yang akan menilainya,” tegas Nawawi.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejakgung Hari Setiyono mengatakan KPK semestinya menengok aturan main dalam penanganan kasus. Hari mengatakan meski KPK merupakan institusi khusus penanganan kasus korupsi, Kejakgung juga memiliki kewenangan penyidikan pada kasus yang sama.

“Kami di Kejaksaan Agung juga ada penyidik tindak pidana korupsi. Penuntut umumnya, juga ada di sini,” kata Hari.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *